Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

9 Makanan untuk Meningkatkan Keratin dalam Tubuh, Efektif Jaga Kesehatan Rambut

9 Makanan untuk Meningkatkan Keratin dalam Tubuh, Efektif Jaga Kesehatan Rambut Ilustrasi rambut indah. ©Shutterstock

Merdeka.com - Memiliki rambut yang sehat tentu banyak diinginkan setiap orang. Selain terawat dan terjaga, rambut yang sehat juga dapat menunjang penampilan kita.

Salah satu yang faktor yang dapat memberi kesehatan rambut adalah keratin. Keratin merupakan sejenis protein struktural yang ditemukan di rambut, kulit, dan kuku.

Keratin sangat penting untuk menjaga struktur kulit, membantu penyembuhan luka, dan menjaga rambut dan kuku tetap sehat dan kuat.

Sayangnya, produksi keratin tidak selalu melimpah, sehingga dapat memengaruhi kesehatan rambut, kulit dan kuku. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan untuk meningkatkan kadar keratin dalam tubuh.

Berikut ini beberapa makanan untuk meningkatkan keratin dalam tubuh yang telah dirangkum dari kanal Healthline.

Telur

011 tantri setyorini

© Pixabay

Makanan untuk meningkatkan keratin yang pertama adalah telur. Makan telur adalah cara terbaik untuk meningkatkan produksi keratin secara alami. Telur adalah sumber biotin yang bagus, yaitu nutrisi penting yang terlibat dalam sintesis keratin. Telur yang dimasak menyediakan 10 mcg nutrisi ini, atau 33% dari Nilai Harian.

Terlebih lagi, protein telur dapat meningkatkan produksi keratin, dengan 6 gram protein dikemas dalam satu telur berukuran besar 50 gram. Nutrisi sehat lainnya dalam makanan ini berupa selenium, riboflavin, dan vitamin A dan B12.

Bawang

Makanan untuk meningkatkan keratin kedua adalah bawang. Bawang tidak hanya bagus untuk membumbui hidangan favorit Anda, tetapi juga meningkatkan produksi keratin.

Sayuran allium ini sangat tinggi N-acetylcysteine, antioksidan tanaman yang diubah tubuh Anda menjadi asam amino yang disebut L-cysteine, yaitu komponen dari keratin. Bawang juga mengandung folat, yaitu mikronutrien penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan folikel rambut.

Ikan Salmon

ilustrasi ikan salmon

Shutterstock/Gregory Gerber

Makanan untuk meningkatkan keratin ketiga adalah ikan salmon. Salmon penuh dengan protein, dan mengemas hampir 17 gram per porsi 3 ons (85 gram).

Bahan makanan ini juga merupakan sumber biotin yang sangat baik, yaitu nutrisi penting lain yang mendukung produksi keratin. Hanya 3 ons (85 gram) salmon kalengan mengandung 5 mcg, atau 17% dari DV.

Ikan ini juga tinggi asam lemak omega-3, sejenis lemak penyehat jantung yang telah terbukti membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, meningkatkan kepadatan rambut, dan melindungi rambut rontok saat digunakan dalam bentuk suplemen.

Ubi Jalar

Makanan untuk meningkatkan keratin yang keempat adalah ubi jalar. Ubi jalar sangat bergizi dan bagus untuk meningkatkan produksi keratin. Makanan ini sangat tinggi akan karotenoid provitamin A. Karotenoid provitamin A seperti beta karoten, yang akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.

Ubi jalar ukuran sedang (sekitar 150 gram) menyediakan 1.150 mcg dari provitamin A. Vitamin A meningkatkan sintesis keratin dan sangat penting untuk kesehatan kulit dan rambut. Setiap porsi dari ubi jalar ini mengandung potasium, mangan, dan vitamin B6 dan C.

Biji Bunga Matahari

ilustrasi minyak biji bunga matahari

©Shutterstock

Makanan untuk meningkatkan keratin yang kelima adalah biji bunga matahari. Biji bunga matahari merupakan sumber biotin dan protein yang bagus untuk mendukung produksi keratin. Hanya 1/4 cangkir (35 gram) akan memberikan Anda 7 gram protein dan 2,6 mcg biotin.

Terlebih lagi, biji ini kaya akan berbagai mikronutrien lainnya, termasuk vitamin E, tembaga, selenium, dan asam pantotenat.

Mangga

ilustrasi mangga

©Pixabay

Makanan untuk meningkatkan keratin yang keenam adalah mangga. Secara khusus, buah tropis ini dikemas dengan provitamin A, dengan 89 mcg di setiap cangkir (165 gram). Mangga juga kaya akan beberapa nutrisi penting lainnya untuk kesehatan kulit dan rambut, seperti vitamin C dan folat.

Kale

Makanan untuk meningkatkan keratin yang ketujuh adalah kale. Kale dikenal karena profil nutrisinya yang mengesankan. Sayuran berdaun hijau ini merupakan sumber provitamin A yang baik untuk mendukung sintesis keratin, dengan kandungan 50 mcg hanya dalam 1 cangkir mentah (21 gram).

Sayuran ini juga merupakan sumber vitamin C, nutrisi yang larut dalam air yang berfungsi ganda sebagai antioksidan. Vitamin ini juga membantu merangsang produksi kolagen, sejenis protein yang menjaga kekuatan, struktur, dan elastisitas kulit Anda.

Hati Sapi

Hati sapi adalah salah satu sumber biotin terkonsentrasi, sehingga menjadikannya pilihan tepat jika Anda ingin meningkatkan produksi keratin secara alami. Hanya 3 ons (85 gram) hati sapi yang dimasak dengan 31 mcg biotin, sudah dapat melebihi kebutuhan harian Anda sebesar 103% dari asupan harian.

Dalam jumlah yang sama, hati sapi juga menyediakan 24,5 gram protein dan 7.960 mcg vitamin A, atau sekitar 884% dari asupan harian. Hati sapi merupakan sumber vitamin dan mineral lain yang sangat baik, seperti vitamin B12, folat, riboflavin, dan zat besi.

Wortel

ilustrasi wortel

©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Olha Afanasieva

Makanan untuk meningkatkan keratin yang terakhir adalah wortel. Wortel adalah sayuran akar bergizi tinggi yang terkait erat dengan seledri, peterseli, dan parsnip. Secara khusus, wortel mengandung provitamin A yang tinggi, dengan 1.070 mcg dalam 1 cangkir cincang (128 gram).

Wortel juga sarat dengan vitamin C, yang mendorong sintesis kolagen untuk mendukung kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Plus, vitamin ini membantu menyembuhkan luka, meredakan peradangan, dan melindungi dari kerusakan kulit. Selain itu, wortel menawarkan banyak biotin, vitamin B6, kalium, dan vitamin K1.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP