9 Makanan Berlemak yang Tak Selalu Buruk, Kenali Manfaatnya Bagi Tubuh
Merdeka.com - Makanan berlemak bagi kebanyakan orang dinilai sebagai makanan yang membawa dampak buruk untuk kesehatan tubuh. Tak heran bila kemudian banyak dari mereka yang menghindari bahkan tidak mengonsumsinya sama sekali.
Makan berlemak kerap dianggap sebagai makanan yang dapat meningkatkan risiko seseorang jadi gemuk dan penyakitan. Padahal tak semua jenis lemak mendatangkan kerugian untuk tubuh kamu.
Terlebih jika kamu mengonsumsinya dengan takaran yang wajar. Menurut Seorang Ahli Gizi terkemuka di Inggris mengemukakan bahwa jika kita tidak memasukkan lemak ke dalam tubuh, maka secara otomatis tubuh akan kehilangan beragam nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin D, vitamin E dan apa saja yang disebut asam lemak esensial.
Agar tidak ada pemahaman keliru mengenai makanan berlemak maka berikut ini informasi terkait 9 makanan berlemak yang tak selalu beruk. Kenali manfaatnya bagi tubuh telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.
1. Telur

©Shutterstock
Makanan berlemak yang tak selalu buruk yang pertama adalah telur. Para peneliti mengatakan bahwa telur sebenarnya baik bila dikonsumsi hingga empat kali seminggu. Diet kolesterol tidak akan meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuhmu, karena kamu akan menemukan kebosanan dengan sendirinya.
2. Ikan

©Pexels/Valeria Boltneva
Makanan berlemak yang tak selalu buruk berikutnya adalah Ikan. Pasalnya ikan terkenal akan kandungan asam lemak omega-3 yang berguna untuk meningkatkan kesehatan otak dan mencegah munculnya penyakit kardiovaskular.
3. Minyak Zaitun

©Pixabay/Mareefe
Dianggap baik bagi kesehatan membuat penggunaan minyak zaitun jadi salah kaprah. Minyak zaitun akan mendatangkan keuntungan bila digunakan sebagai topping di sayuran yang akan kamu santap. Tapi, akan mendatangkan kerugian bila minyak zaitun dipakai untuk menggoreng.
Perlu kamu ketahui bahwa minyak zaitun tidak boleh dipanaskan, karena dapat menjadi karsinogenik yang berbahaya bagi tubuh. Apabila ingin menggoreng makanan yang akan disantap, pilihlah jenis minyak bunga matahari.
4. Daging Merah

©Pexels
Semua itu tergantung dari mana daging merah berasal. Mengonsumsi 100 gram daging merah sebanyak tiga sampai empat kali dalam seminggu akan baik-baik saja, bila dagingnya berasal dari sapi yang diberi makan rumput diet.
5. Susu

©2012 Merdeka.com
Susu rendah lemak paling banyak dicari saat ini. Padahal, minum segelas susu dengan kandungan lemak yang cukup tinggi akan membantu siapa saja yang ingin menurunkan berat badan.
Segelas susu berlemak mampu membuat kamu kenyang lebih lama, dan hasil dari penelitian telah menunjukkan bahwa sejumlah asam lemak di dalam produk susu mampu mengatur berat badan kamu.
6. Mentega

© iStock
Selain susu, makanan berlemak yang tak selalu buruk lainnya adalah mentega. Daripada kamu memilih margarin rendah lemak, lebih baik kamu memilih mentega, namun dalam jumlah yang sangat kecil.
7. Yogurt

©Shutterstock
Sama seperti susu, yogurt pun dipilih yang rendah lemak. Asal kamu tahu bahwa yogurt rendah lemak penuh gula untuk menggantikan rasa lemak yang telah dihilangkan. Lebih baik mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat kecil, daripada kamu memilih margarin rendah lemak.
8. Jus Buah

shutterstock
Banyak yang menyebut jika meminum jus buah bermanfaat bagi kesehatan. Justru sebaliknya, jus buah tidak baik bagi tubuh kamu. Bahkan saat kamu membuatnya sendiri di rumah. Proses ekstraksi cairan dari buah menyebabkan hilangnya serat yang mana semua manfaat dari buah terdapat di situ.
Selain itu, jus buah yang ada saat ini mengandung banyak gula. Maka sangat disarankan untuk membatasi konsumsi jus buah atau mengonsumsi buah secara langsung saja.
9. Cokelat

©Pixabay
Selain jus buah, makanan berlemak yang tak selalu buruk selanjutnya adalah cokelat. Pasalnya cokelat sangat baik bagi jantung, tapi hanya dimiliki oleh orang-orang yang mengonsumsi cokelat dengan kandungan 70 persen kakao di dalamnya.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya