Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

9 Jenis Kepemimpinan dalam Organisasi, Pilih yang Cocok dengan Anda

9 Jenis Kepemimpinan dalam Organisasi, Pilih yang Cocok dengan Anda Ilustrasi rapat karyawan. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Odua Images

Merdeka.com - Setiap orang pasti pernah menjadi seorang pemimpin, baik itu dalam lingkup sekolah atau kampus, tempat kerja, keluarga, atau untuk dirinya sendiri. Ya, dalam Islam, setiap orang adalah pemimpin atas dirinya sendiri, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang diperbuatnya.

Setiap pemimpin seharusnya menjadi teladan. Dirinya bukan hanya orang yang berdiri paling depan, tapi juga membimbing dan mengayomi siapa saja yang ada di belakang. Oleh karenanya, jenis kepemimpinan seseorang terkadang menjadi salah satu hal yang disorot dari seorang pemimpin.

Jenis kepemimpinan, atau gaya kepemimpinan, mengacu pada perilaku karakteristik pemimpin saat mengarahkan, memotivasi, membimbing, dan mengelola sekelompok orang. Setiap pemimpin memang memiliki cara mereka sendiri dalam memimpin, dan terkadang mereka menerapkan jenis kepemimpinan yang berbeda dari yang lain.

Ada beberapa jenis kepemimpinan yang sering diterapkan dalam suatu organisasi. Berikut kami sampaikan apa saja jenis kepemimpinan yang sering diterapkan dan juga pembahasan mengenai kepemimpinan itu sendiri.

Kepemimpinan

ilustrasi pemimpin

©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Jezper

Dilansir dari thebalancesmb.com, kepemimpinan adalah seni memotivasi sekelompok orang untuk bertindak mencapai tujuan bersama. Dalam lingkungan bisnis, kepemimpinan bisa berarti mengarahkan pekerja dan rekan kerja dengan strategi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Kepemimpinan menangkap esensi dari mampu dan siap untuk menginspirasi orang lain. Kepemimpinan yang efektif didasarkan pada ide-ide yang dikomunikasikan secara efektif kepada orang lain dengan cara yang cukup melibatkan mereka untuk bertindak seperti yang diinginkan oleh pemimpin.

Seorang pemimpin menginspirasi orang lain untuk bertindak sekaligus mengarahkan cara mereka bertindak. Mereka harus cukup menarik bagi orang lain untuk mengikuti perintah mereka, dan mereka harus memiliki keterampilan berpikir kritis untuk mengetahui cara terbaik menggunakan sumber daya yang dimiliki organisasi.

Jenis Kepemimpinan

Dikutip dari smcc.or.id, terdapat sembilan jenis kepemimpinan dalam organisasi yang sering diterapkan. 9 jenis kepemimpinan tersebut adalah:

Kepemimpinan Otokratis

Dalam kepemimpinan otokratis, pemimpin sangat dominan dalam pengambilan keputusan dan setiap kebijakan, peraturan, dan prosedur diambil dari idenya sendiri. Jenis kepemimpinan ini memusatkan kekuasaan pada dirinya sendiri.

Pemimpin membatasi inisiatif dan daya pikir dari para anggotanya. Pemimpin yang otoriter tidak memperhatikan kebutuhan dari bawahannya, dan cenderung menerapkan komunikasi satu arah, dari atas (pemimpin) ke bawah (anggota). Jenis kepemimpinan ini biasa terlihat di lingkungan akademi kemiliteran dan kepolisian.

Kepemimpinan Birokrasi

Jenis kepemimpinan ini biasa diterapkan dalam perusahaan, dan dapat berjalan efektif apabila setiap karyawan mengikuti setiap alur prosedur dan melakukan tanggung jawabnya setiap hari. Namun, gaya kepemimpinan ini tampak tidak menyediakan ruang untuk para anggotanya dalam berinovasi, karena semuanya sudah diatur dalam sebuah tatanan prosedur yang harus dipatuhi.

ilustrasi pemimpin

©2012 Merdeka.com

Kepemimpinan Partisipatif

Dalam gaya kepemimpinan partisipatif, para anggota organisasi dapat menyalurkan idenya karena posisi kontrol atas pemecahan masalah dan pembuatan keputusan dipegang secara bergantian. Pemimpin dalam jenis kepemimpinan ini memberikan ruang gerak bagi para bawahan untuk berpartisipasi dalam membuat suatu keputusan. Jenis kepemimpinan ini juga akan menciptakan suasana persahabatan dan hubungan saling percaya antar pimpinan dan anggota.

Kepemimpinan Delegatif

Dalam gaya kepemimpinan ini, pemimpin memberikan kebebasan secara mutlak kepada para anggota untuk mencapai tujuan dengan cara mereka masing-masing. Pemimpin cenderung membiarkan keputusan dibuat oleh siapa saja dalam kelompok, sehingga terkadang membuat semangat kerja tim menjadi rendah. Meski terlihat bebas, jenis kepemimpinan ini juga dapat merugikan apabila para anggota belum cukup matang dalam melaksanakan tanggung jawabnya.

Kepemimpinan Transaksional

Jenis kepemimpinan ini cenderung terdapat aksi transaksi antara pemimpin dan bawahan, di mana terdapat reward yang diberikan pemimpin ketika bawahan berhasil menyelesaikan tugas sesuai kesepakatan. Dalam gaya kepemimpinan ini, pemimpin dan bawahan memiliki tujuan, kebutuhan dan kepentingan masing-masing.

Kepemimpinan Transformasional

Para pemimpin dalam jenis kepemimpinan ini memperhatikan dan terlibat langsung dalam proses, termasuk ikut membantu para anggota agar berhasil menyelesaikan tugas mereka. Pemimpin cenderung memiliki semangat yang positif untuk para bawahannya sehingga semangatnya tersebut dapat berpengaruh dan tersalurkan pada para anggotanya.

Pemimpin dalam kepemimpinan ini biasanya juga akan mempedulikan kesejahteraan dan kemajuan setiap anak buahnya.

ilustrasi diskusi

mbarendezvous.com

Kepemimpinan Melayani (Servant)

Hubungan yang terjalin antara pemimpin yang melayani dengan para anggota berorientasi pada sifat melayani dengan standar moral spiritual. Pemimpin yang melayani lebih mengutamakan kebutuhan, kepentingan dan aspirasi dari para anggota daripada kepentingan pribadinya.

Kepemimpinan Karismatik

Jenis kepemimpinan karismatik memiliki pengaruh yang kuat atas para anggotanya karena karisma dan kepercayaan diri yang ditampilkannya. Para anggotanya cenderung mengikuti pemimpin karena kagum dan secara emosional percaya sehingga mendorong keinginan untuk berkontribusi bersama dengan pemimpin. Karisma yang dimunculkan oleh pemimpin tersebut timbul dari setiap kemampuan yang ia miliki, terutama dalam meyakinkan setiap anggotanya untuk mengikuti setiap arahan yang ia inginkan.

Kepemimpinan Situasional

Jenis kepemimpinan situasional menunjukkan pemimpin yang lebih sering menyesuaikan setiap gaya kepemimpinan dengan tahap perkembangan para anggota. Hal ini biasa didasarkan pada sejauh mana kesiapan dari para anggota melaksanakan setiap tugas.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP