Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

8 Manfaat Minyak Melati bagi Tubuh, Sebagai Antidepresan hingga Penenang Hati

8 Manfaat Minyak Melati bagi Tubuh, Sebagai Antidepresan hingga Penenang Hati Ilustrasi bunga melati. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/ekawatchaow

Merdeka.com - Melati adalah tanaman yang sudah banyak dikenal. Tanaman merambat ini memiliki bunga berwarna putih dengan aroma yang khas. Dengan aroma yang khas, ditambah dengan kisah-kisah yang berkembang, membuat bunga kecil yang satu ini lekat dengan hal-hal mistis.

Namun, terlepas dari stereotip tersebut, bunga melati memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Bunga melati memang bukan hanya sekadar sebagai hiasan di pekarangan rumah. Bunga ini bisa diolah menjadi minyak melati yang bermanfaat bagi tubuh kita.

Berikut ini, merdeka.com rangkum dari situs Healthline, beberapa manfaat minyak melati bagi tubuh yang bisa Anda rasakan.

Antidepresan

010 tantri setyorini

©2015 Merdeka.com/Pixabay/jill111

Manfaat minyak melati yang pertama yaitu sebagai antidepresan. Ada bukti bahwa aromaterapi secara efektif dapat mengurangi gejala depresi.

Sebuah studi yang mengamati minyak esensial melati menemukan bahwa, jika dibandingkan dengan plasebo, minyak melati dapat meningkatkan gairah perilaku. Para peneliti menyimpulkan bahwa efek stimulasi dan pengaktifan minyak melati dapat bermanfaat untuk meredakan depresi dan meningkatkan mood.

Minyak melati yang digunakan dalam pijat aromaterapi ternyata juga dinilai sangat efektif. Pada studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Health Research, meneliti efek menghirup minyak melati pada sistem saraf pusat dan suasana hati.

Saat dihirup, minyak melati memengaruhi aktivitas otak dan suasana hati. Para partisipan pun dilaporkan merasa lebih positif, energik, dan romantis.

Antiseptik

ilustrasi bunga melati

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat minyak melati yang kedua yaitu sebagai antiseptik. Minyak melati yang dibuat dari berbagai spesies tanaman diketahui memiliki sifat antibakteri. Efek antiseptiknya telah dipelajari secara ekstensif dan terbukti dapat melawan berbagai bakteri.

Satu studi menemukan bahwa minyak melati alami yang berasal dari tanaman Jasminum sambac, serta campuran sintetisnya, menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap satu strain E. coli.

Dalam studi lain, minyak melati menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap beberapa mikroorganisme oral, termasuk E. coli, L. casei, dan S. mutans. Minyak ini juga bekerja sebagai agen antimikroba yang melawan semua strain candida, bakteri yang menyebabkan sariawan.

Minyak melati mungkin akan lebih efektif dalam mengobati dan mencegah infeksi bila diencerkan dan dioleskan ke kulit atau digunakan sebagai bilasan untuk infeksi mulut, seperti sariawan.

Afrodisiak

usia tua

©jezebel.com

Manfaat minyak melati yang ketiga adalah sebagai afrodisiak. Aroma romantis dari melati telah lama dipercaya memiliki efek afrodisiak. Efek ini telah dipakai sebagai wewangian, dan di beberapa bagian di negara India, bunga melati sering disertakan sebagai dekorasi pada pesta pernikahan di kamar tidur pengantin baru untuk menciptakan suasana romantis.

Ada sedikit bukti ilmiah yang mendukung efeknya sebagai afrodisiak. Kita tahu bahwa menghirup melati atau menggunakannya dalam pijat aromaterapi dapat meningkatkan suasana hati dan telah dilaporkan meningkatkan perasaan romantis dan positif, serta tingkat energi.

Hal-hal ini, secara teori, dapat mendukung seseorang dalam hal romansa dan seks. Selain itu, efek stimulannya pada gelombang otak juga dapat membuat seseorang lebih waspada terhadap isyarat seksual.

Jika Anda ingin kamar tidur dilingkupi dengan minyak melati, coba oleskan sedikit minyak ke leher Anda. Panas tubuh Anda akan meningkatkan aroma. Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes pada tempat tidur, air hangat, atau diffuser di kamar tidur.

Antispasmodik

Manfaat minyak melati yang keempat yaitu dapat menjadi antispasmodik. Melati digunakan sebagai obat rumahan untuk mengobati kejang di berbagai bagian tubuh, mulai dari kejang perut yang menyebabkan kram hingga batuk spasmodik.

Ada bukti ilmiah yang sangat terbatas tentang kemampuan minyak melati dalam mengurangi kejang. Satu studi menemukan bahwa minyak ini efektif dalam mengurangi nyeri persalinan ketika diencerkan dan digunakan untuk pijat.

Meskipun buktinya terbatas, menggunakan minyak melati untuk memijat otot pasti tidak akan sakit dan dapat meredakan kejang.

Cicatrizant

ilustrasi bunga melati

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat minyak melati yang kelima adalah untuk mempercepat penyembuhan luka. Minyak melati juga memiliki efek cicatrizing dan mempercepat penyembuhan luka melalui pembentukan jaringan parut. Kita tahu bahwa minyak melati memiliki sifat antiseptik yang bermanfaat dalam mengobati infeksi kulit.

Menurut penelitian, minyak melati juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat bermanfaat dalam perawatan kulit secara umum dan mengobati psoriasis.

Sebuah penelitian pada hewan baru-baru ini menemukan ekstrak melati mampu mempercepat penyembuhan luka kronis, seperti tukak diabetes. Hal ini secara signifikan meningkatkan kontraksi luka dan pembentukan jaringan granulasi, dan meningkatkan pembentukan pembuluh darah baru.

Mengoleskan minyak melati yang diencerkan ke luka kecil, seperti goresan kecil dan luka, dapat membantu menyembuhkannya lebih cepat.

Mengurangi Gejala Menopause

Manfaat minyak melati yang selanjutnya yaitu untuk mengurangi gejala menopause. Minyak esensial untuk meredakan menopause bukanlah hal baru. Minyak ini telah digunakan selama bertahun-tahun untuk mengobati gejala menopause.

Meskipun bukti tentang efek melati pada gejala menopause sangat terbatas, melati terbukti efektif dalam meningkatkan suasana hati dan mengurangi depresi.

Sebuah studi kecil menemukan bahwa dengan pijat aromaterapi seminggu sekali selama delapan minggu, efektif mengurangi gejala menopause. Minyak yang digunakan saat pijat adalah kombinasi minyak esensial melati, lavender, mawar, dan geranium mawar.

Jika Anda sedang mencari cara alami untuk mengurangi gejala menopause, pijat aromaterapi secara teratur menggunakan kombinasi minyak esensial ini dapat membantu.

Meningkatkan Laktasi

ilustrasi bunga melati

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat minyak melati yang berikutnya adalah sebagai peningkat laktasi. Galactagogues adalah zat herbal atau sintetis yang dapat meningkatkan laktasi. Bunga melati adalah obat alami populer yang dipercaya dapat meningkatkan laktasi.

Ibu menyusui di beberapa bagian India Selatan memakai untaian bunga melati di rambut mereka karena hubungannya dengan peningkatan laktasi dan ovulasi tertunda.

Beberapa ahli percaya bahwa efek menghirup melati pada otak bisa berkaitan dengan perubahan hormonal yang mengakibatkan peningkatan laktasi. Teori ini masih belum terbukti dan tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan bunga melati dengan peningkatan laktasi.

Obat Penenang

Manfaat minyak melati yang terakhir yaitu sebagai obat penenang. Beberapa bukti telah mengonfirmasi bahwa minyak melati dapat meningkatkan kewaspadaan dan tingkat energi. Selain itu, terdapat bukti lain juga menunjukkan bahwa minyak melati dapat memiliki efek yang menenangkan.

Sebuah studi menemukan bahwa bau teh melati pada konsentrasi terendah memiliki efek penenang pada suasana hati dan aktivitas saraf.

Dalam studi yang lebih baru, seseorang dengan gangguan kecemasan umum diminta untuk menghirup minyak esensial melati selama 5 menit sehari selama 10 hari. Minyak esensial melati secara signifikan menurunkan kondisi pikiran dan memperbaiki gejala seperti insomnia, jantung berdebar, dan mudah tersinggung.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP