Menanti 2 Jet Tempur Prancis Menjaga Langit Nusantara

Indonesia memastikan membeli Rafale dan Mirage 2000-5

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Menanti 2 Jet Tempur Prancis Menjaga Langit Nusantara
Menanti 2 Jet Tempur Prancis Menjaga Langit Nusantara (Merdeka.com)

Indonesia memastikan membeli Mirage 2000-5 dan Rafale untuk memperkuat TNI AU. Pembelian pesawat bekas ini menimbulkan pro dan kontra.

Indonesia akan membeli 42 Jet Tempur Dasault Rafale dari Prancis. Pesawat ini menggantikan F-5 Tiger yang Dipensiunkan dan belum ada gantinya.
Dok. Istimewa
Rafale adalah jet tempur multi fungsi andalan AU dan AL Prancis
Dok. Istimewa

Untuk pertama kalinya TNI AU akan menggunakan pesawat tempur buatan negeri Anggur tersebut. Sebelumnya TNI lebih akrab dengan jet tempur buatan AS san Rusia.

Secara bertahan, Rafale akan tiba di Indonesia. Namun Diperkirakan 3 unit pertama baru datang awal 2026.
Dok. Istimewa

TNI AU membutuhkan pesawat yang bisa dikirim dengan cepat dan langsung digunakan. Kementerian Pertahanan mengaku jika meretrofit pesawat TNI AU, akan menurunkan kesiapsiagaan.

Untuk mengatasi hal ini, Indonesia membeli 12 Mirage 2000-5 bekas Angkatan Udara Qatar
Dok. Istimewa

Nilai pengadaan 12 pesawat ini mencapai USD 734,5 juta. Mirage akan dikirim secara bertahap dalam waktu 24 bulan sejak kontrak ditandatangani.

"Mirage ini cukup canggih dan walaupun bekas tapi Qatar adalah negara yang kecil jadi flying hours-nya masih sedikit. Jadi masih bisa kita pakai mungkin minimal 15 tahun, 20 tahun lagi," ungkap Prabowo.
Dok. Istimewa
12 Mirage ini akan memperkuat Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak.
Dok. Istimewa

Pesawat bersayap delta ini juga bisa menjadi pesawat transisi bagi para pilot TNI AU sebelum menggunakan Rafale yang lebih canggih.

Pembelian 2 Jenis Tipe Pesawat Jet dari Pabrikan Prancis ini memupus rencana pembelian Sukhoi SU-35 dari Rusia.
Dok. Istimewa

Bertahun-tahun rencana tersebut tertunda. Kini dipastikan batal.

Rencana awal pembelian Sukhoi dari Rusia SU-35 batal dilakukan karena terkendala ancaman sanksi CAATSA dan OFAC List dari Amerika Serikat.
Dok. Istimewa
Rafale dan Mirage 2000-5 akan menambah kekuatan TNI AU
Dok. Istimewa

Kasau Marsekal Fadjar Prasetyo menyebut enam penerbang TNI AU sudah diberangkatkan untuk berlatih dengan jet tempur Rafale di Prancis.

TNI
Rekomendasi