Jenderal TNI Dimaki di Sebuah Acara Malah Tertawa Senang, ini Sebabnya
Merdeka.com - Kata 'diacuk' atau 'jancuk' adalah kata makian khas Surabaya. Konotasinya tidak baik. Tapi kenapa seorang jenderal TNI malah tertawa senang mendengarnya?
Kisah ini dialami Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal Eddie Mardjoeki Nalapraya. Saat itu Eddie tengah menghadiri sebuah acara di Bali.
"Diancuk kowe," tiba-tiba ada seseorang mengumpat.
Eddie bingung, siapa yang berani memakinya seperti itu. Ternyata setelah dilihat-lihat yang memanggilnya adalah Purnomo. Eddie ingat, ini sahabat lamanya saat mengikuti pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) di Bandung dulu. Maklum sudah lama tidak bertemu.
Eddie langsung tertawa senang begitu sadar. Mereka pun mengobrol panjang lebar mengenang masa-masa saat pendidikan di Secapa puluhan tahun lalu.
Hal ini dikisahkan dalam Memoar Eddie M Nalapraya, Jenderal Tanpa Angkatan.
Karir Eddie sebagai perwira TNI terbilang moncer. Sedikit lulusan Secapa yang bisa meraih bintang di pundaknya. Eddie sendiri pensiun dengan pangkat mayor jenderal dan pernah menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.
Walau begitu, kawan-kawannya di Secapa mengingat sikap Eddie tidak pernah berubah. Dia tetap memperhatikan kawan dan siap membantu kalau kawan butuh bantuan.
Eddie tak peduli walau mereka berpangkat lebih rendah. Semua dianggap kawan lama.
"Kendati dia sudah jadi jenderal, namun perhatiannya terhadap kawan-kawannya tidak pernah luntur. Tidak ada yang berubah darinya,” kata Kolonel (Purn) Mantik, kawan lama Eddie di Secapa.
Menurut Mantik, Eddie tidak pernah sombong. Biasanya kalau orang berpangkat tinggi sering lupa teman. Tapi Eddie tidak seperti itu
Saat berbincang dengan merdeka.com tahun lalu, Eddie banyak mengisahkan kisah hidup dan pengalamannya di militer. Menurutnya semua yang didapatnya hanya titipan dari Allah SWT.
"Mungkin ini rezeki karena saya memperhatikan ulama dan anak yatim," kata Eddie.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya