Warna-warni ceria dermaga kuno Bryggen yang jadi Situs Warisan Budaya Dunia

Kamis, 14 September 2017 18:18 Reporter : Tantri Setyorini
Bryggen, Norwegia. © Istimewa

Merdeka.com - Mungkin kamu sudah akrab dengan pemandangan rumah-rumah kayu beraneka warna di Eropa ini. Entah itu melalui internet atau lukisan dinding di pinggir jalan. Pasalnya bangunan berderet ini memang ikonik. Saking ikoniknya sampai didapuk menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Bryggen, Norwegia © Istimewa

Inilah Bryggen atau Tyskebryggen, dermaga kuno sekaligus rumah bagi bangunan-bangunan unik di sisi timur pelabuhan Vagen, Bergen, Norwegia.

Bryggen, Norwegia © Istimewa

Bryggen, Norwegia © Karavan Holidays

Rumah-rumah tinggi yang dicat aneka warna ini merupakan peninggalan arsitektur gaya zaman pertengahan yang ditinggalkan oleh Liga Hansa. Berfungsi sebagai toko atau kedai. Di depannya berderet meja kursi yang menghadap langsung ke laut. Di sinilah para wisatawan menikmati kesejukan angin laut dan nuansa nostalgia Bryggen.

Bryggen, Norwegia © Lee Abbamonte

Bryggen, Norwegia © Wikimedia Commons/Giuseppe Garraffo

Dilansir Karavan Holidays, dermaga Bryggen dibangun pada abad 18. Namun kawasan itu sendiri sudah menjadi pusat perniagaan sejak abad 14, terutama sejak dikuasai oleh para saudagar Hansa. Bangunan-bangunan kayu yang berdiri di tepi dermaga awalnya adalah gudang untuk menyimpan tangkapan ikan dan sereal. Sejak didirikan, rumah-rumah itu sudah mengalami kebakaran beberapa kali.

Sekarang bangunan gudang di Bryggen telah berubah fungsi menjadi restoran, toko cenderamata, bar, dan museum. Berkat keunikannya, Bryggen didaulat menjadi salah satu Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO sejak tahun 1979. [tsr]

Topik berita Terkait:
  1. Travel
  2. UNESCO
  3. Norwegia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.