Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Timbuktu, kota kuno dengan masjid pasir yang megah

Timbuktu, kota kuno dengan masjid pasir yang megah Masjid Sankore di kota Timbuktu. merdeka.com/msnbc.msn.com

Merdeka.com - Selama berabad-abad, kota Timbuktu menjadi tempat paling eksotis di tepi selatan Sahara. Apa yang bisa Anda temukan disana? Para pengunjung tertarik pada masjid besar yang terbuat dari tanah, ratusan koleksi naskah ilmiah, pusat dagang, dan berbagai kekayaan intelektual lainnya. Kota Timbuktu lebih dikenal sebagai kota dari 333 orang suci. Mereka merupakan para imam sufi, sheik, dan ulama yang dimakamkan disana, seperti yang dilansir di CNN.

Pada tahun 1988 kota ini dinobatkan sebagai situs warisan dunia. Namun, kota ini sedang berada di bawah ancaman kelompok pemberontak bersenjata yang menyerbu kota kuno bulan ini. Apalagi kondisi ini semakin diperparah dengan mundurnya pasukan pemerintah Mali.

Irina Bokova, direktur jenderal UNESCO, telah meminta kelompok tersebut untuk menghormati dan melindungi situs bersejarah di kota Timbuktu. "Keajaiban arsitektur yang luar biasa di Timbuktu adalah masjid-masjid besar yang terbuat dari tanah yakni Djingareyber, Sankore, dan Sidi Yahia. Mereka harus dijaga," katanya.

Timbuktu memiliki populasi sekitar 50.000 jiwa yang dipimpin oleh setidaknya dua kubu yang terus bersaing yang terlibat dalam pemberontakan melawan pemerintah utara Mali yang berkantor pusat di ibukota selatan, Bamako.

Konstruksi masjid Sankore, Sidi Yahia, dan Djingarei dibangun dari batu bata lumpur dan kayu dengan arsitektur khas Sudano-Sahel. Inilah destinasi wisata utama yang menarik minat banyak wisatawan mancanegara, khususnya bagi wisatawan muslim dunia. Anda tertarik untuk mengunjunginya? Kota Timbuktu merupakan kota kuno yang ramah dan memiliki sejarah peradaban ilmu pengetahuan yang kuat lho. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP