8 Benda di Dapur yang Sebaiknya Diganti Setiap Beberapa Bulan agar Tetap Higienis

Mengetahui benda di dapur yang sebaiknya diganti setiap beberapa bulan agar tetap higienis dan aman digunakan.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
8 Benda di Dapur yang Sebaiknya Diganti Setiap Beberapa Bulan agar Tetap Higienis
Spons Cuci Piring. (Gemini AI)

Dapur merupakan salah satu area di rumah yang paling sering digunakan setiap hari. Karena terus bersentuhan dengan makanan, kebersihan setiap peralatan dapur menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan keluarga.

Sayangnya, masih banyak orang yang hanya fokus mencuci peralatan tanpa memperhatikan masa pakainya. Padahal, beberapa benda di dapur sebaiknya diganti setiap beberapa bulan karena dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, jamur, atau mengalami penurunan fungsi.

Lantas, apa saja benda di dapur yang sebaiknya diganti setiap beberapa bulan? Berikut informasinya yang telah dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber, Rabu (5/8).

1. Spons Cuci Piring

Tips Mencuci Spons Cuci Piring Supaya Bebas Kuman (Foto: Reve Art AI)
Tips Mencuci Spons Cuci Piring Supaya Bebas Kuman (Foto: AI Generated)

Spons cuci piring termasuk benda yang paling cepat menjadi sarang bakteri karena hampir selalu berada dalam kondisi lembap. Sisa makanan yang menempel di permukaannya juga menjadi sumber nutrisi bagi berbagai mikroorganisme.

Meski rutin dibilas, bakteri tetap dapat berkembang di dalam pori-pori spons. Bau tidak sedap, perubahan warna, atau tekstur yang mulai rapuh menjadi tanda bahwa spons sudah tidak layak digunakan.

Idealnya, spons cuci piring diganti setiap 2–4 minggu atau lebih cepat jika digunakan sangat intensif. Menggunakan spons yang masih bersih membantu mengurangi risiko kontaminasi silang pada peralatan makan dan masak.

2. Lap Dapur

kain lap dapur
kain lap dapur (AI Generated)

Lap dapur sering digunakan untuk mengeringkan tangan, mengelap meja, hingga membersihkan cipratan makanan. Akibatnya, kain ini mudah terpapar kelembapan, minyak, dan bakteri.

Mencuci lap dapur memang dapat membantu menjaga kebersihannya. Namun, seiring penggunaan dan pencucian berulang, serat kain dapat mengalami keausan sehingga lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh dan berpotensi menyimpan lebih banyak kotoran.

Sebaiknya ganti lap dapur setiap 2–3 bulan, terutama jika sudah tampak kusam, berlubang, atau sulit menghilangkan bau meski sudah dicuci. Menggunakan lap yang masih layak pakai membantu menjaga kebersihan area dapur.

3. Talenan Plastik

Talenan Plastik yang Tergores, Gemini Ai
Talenan Plastik yang Tergores/AI Generated

Talenan plastik lama-kelamaan akan dipenuhi goresan akibat penggunaan pisau setiap hari. Goresan tersebut dapat menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri yang sulit dijangkau saat proses pencucian.

Risiko ini semakin tinggi apabila talenan digunakan bergantian untuk bahan mentah dan makanan siap santap. Membersihkan permukaan saja belum tentu mampu menghilangkan mikroorganisme yang bersembunyi di dalam goresan.

Jika permukaannya sudah dipenuhi sayatan dalam atau mulai berubah bentuk, pertimbangkan untuk menggantinya. Pada penggunaan normal, talenan sebaiknya diganti ketika permukaannya dipenuhi goresan dalam, retak, melengkung, atau sulit dibersihkan. Pada penggunaan yang sangat intensif, kondisi tersebut bisa terjadi dalam beberapa bulan. 

4. Sikat Pencuci Botol dan Gelas

Jangan Asal Pilih! Ini Sikat Pembersih Botol yang Efektif Membersihkan Tumbler Anak dengan Maksimal
Ilustrasi sikat pembersih botol. AI Generated

Sikat pencuci memiliki bulu-bulu halus yang efektif membersihkan bagian dalam botol atau gelas. Namun, bagian tersebut juga mudah menyimpan sisa makanan dan kelembapan.

Seiring waktu, bulu sikat akan melengkung, rontok, atau kehilangan elastisitas. Kondisi ini membuat proses pembersihan menjadi kurang maksimal sekaligus meningkatkan kemungkinan kotoran tertinggal.

Mengganti sikat pencuci setiap 3–6 bulan dapat membantu menjaga efektivitasnya. Jika bulu sikat mulai rontok atau berubah bentuk, gantilah meski belum mencapai enam bulan. 

5. Sarung Tangan Karet

Sarung Tangan Karet
Sarung Tangan Karet/AI Generated

Sarung tangan karet sering digunakan saat mencuci piring atau membersihkan dapur dengan cairan pembersih. Walaupun terlihat masih bagus dari luar, bahan karet dapat mengalami penurunan kualitas seiring waktu.

Retakan kecil atau lubang halus sering kali tidak langsung terlihat. Celah tersebut memungkinkan air dan bakteri masuk ke bagian dalam sehingga mengurangi fungsi perlindungan.

Periksa kondisi sarung tangan secara berkala dan ganti setiap beberapa bulan jika digunakan rutin. Jangan menunggu hingga robek besar karena efektivitasnya sudah menurun sejak muncul kerusakan kecil. Sarung tangan juga harus segera diganti jika terdapat kebocoran.

6. Filter Air Keran atau Filter Dispenser

Mencuci Filter Air Keran
Mencuci Filter Air Keran. AI Generated

Apabila menggunakan filter air di dapur, komponen penyaring memiliki masa pakai tertentu. Setelah mencapai batas penggunaan, kemampuan menyaring kotoran, sedimen, maupun zat tertentu akan menurun.

Filter yang terlalu lama digunakan bahkan dapat menjadi tempat penumpukan partikel yang mengurangi kualitas air. Oleh karena itu, mengganti filter sesuai rekomendasi produsen sangat penting.

Sebagian besar filter perlu diganti setiap 2–6 bulan, tergantung jenis produk, kualitas air, dan intensitas pemakaian. Mengikuti jadwal penggantian membantu menjaga kualitas air yang digunakan untuk memasak maupun minum.

7. Wadah Penyimpanan Makanan Plastik yang Rusak

Wadah Penyimpanan Makanan Plastik yang Rusak
Wadah Penyimpanan Makanan Plastik yang Rusak/AI Generated

Wadah plastik memang dapat digunakan dalam waktu lama apabila kondisinya masih baik. Namun, wadah yang sudah retak, berubah warna, atau berbau sebaiknya tidak terus dipakai.

Retakan kecil dapat menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri yang sulit dibersihkan. Selain itu, wadah yang sudah rusak biasanya lebih mudah menyerap noda dan aroma makanan.

Wadah plastik tidak perlu diganti berdasarkan usia pemakaian. Gantilah jika sudah retak, melengkung akibat panas, berubah warna secara signifikan, atau sulit dibersihkan.

8. Keset Dapur

Cara Menata Dapur Belakang Rumah Sempit agar Tidak Becek Saat Hujan Deras dengan Meletakkan Keset di Titik Masuknya Air
keset dapur. AI Generated

Keset dapur berfungsi menyerap air, minyak, dan kotoran dari alas kaki. Karena sering berada dalam kondisi lembap, keset juga berpotensi menjadi tempat tumbuh jamur dan bakteri apabila jarang dicuci.

Walaupun dapat dicuci secara rutin, bahan keset akan mengalami penurunan kualitas seiring penggunaan. Daya serap berkurang, permukaan menjadi tipis, dan bagian bawah mulai kehilangan daya cengkeram.

Keset dapur sebaiknya diperiksa secara berkala dan diganti ketika sudah aus, sulit dibersihkan, berjamur, atau alas antiselipnya mulai rusak. Mengganti keset yang sudah tidak layak pakai membantu menjaga lantai tetap bersih, kering, dan mengurangi risiko terpeleset.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Benda di Dapur yang Sebaiknya Diganti Setiap Beberapa Bulan

1. Mengapa beberapa benda di dapur perlu diganti secara berkala?

Beberapa peralatan dapur terus-menerus terpapar air, sisa makanan, minyak, dan kelembapan. Seiring waktu, kondisinya dapat menurun sehingga lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh dan berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri atau jamur.

2. Apakah semua peralatan dapur harus diganti berdasarkan usia pemakaian?

Tidak. Beberapa benda, seperti filter air atau spons cuci piring, memiliki rekomendasi masa pakai tertentu. Namun, peralatan seperti talenan, wadah plastik, dan keset dapur sebaiknya diganti berdasarkan kondisi fisiknya, misalnya ketika retak, aus, berjamur, atau sulit dibersihkan.

3. Apakah mencuci peralatan dapur secara rutin sudah cukup?

Mencuci peralatan secara rutin sangat penting, tetapi tidak selalu cukup. Seiring penggunaan, beberapa benda dapat mengalami kerusakan atau keausan yang membuat bakteri lebih mudah menempel dan sulit dibersihkan, sehingga penggantian tetap diperlukan.

4. Apa tanda-tanda peralatan dapur sudah tidak layak digunakan?

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain muncul bau yang tidak hilang meski sudah dicuci, perubahan warna, retakan, permukaan yang aus, bulu sikat yang rontok, serta adanya jamur atau kerusakan pada bagian tertentu yang memengaruhi fungsi peralatan.

5. Bagaimana cara memperpanjang umur pakai peralatan dapur?

Bersihkan peralatan segera setelah digunakan, keringkan hingga benar-benar kering sebelum disimpan, simpan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, dan gunakan sesuai fungsinya. Perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kebersihan sekaligus memperpanjang masa pakai peralatan dapur.

Rekomendasi