Hanya dengan 1 Bahan, Ini Rahasia Agar Telur Pindang Batik Kian Enak dan Estetik

Ada 1 bahan rahasia yang bisa membuat telur pindang batik jadi semakin coklat dan lezat. Berikut caranya.

Nurrohman Sidiq
Oleh Nurrohman Sidiq - Reporter
Hanya dengan 1 Bahan, Ini Rahasia Agar Telur Pindang Batik Kian Enak dan Estetik
Hanya dengan 1 Bahan, Ini Rahasia Agar Telur Pindang Batik Kian Enak dan Estetik (Merdeka.com)

Tidak seperti olahan telur lainnya, telur pindang memiliki warna dan aroma yang unik karena dimasak dengan berbagai macam rempah.

Di Indonesia, terdapat kreasi telur pindang yang sangat menarik dan menggugah selera, yaitu telur pindang batik. Telur ini memiliki motif batik yang khas karena diolah dengan bahan dan teknik tertentu.

Seorang pengguna TikTok dengan akun @fajarlele memiliki metode yang cukup unik dalam membuat telur pindang batik. Ia bahkan menambahkan satu bahan yang tak terduga dalam proses memasaknya. Berikut adalah rangkuman langkah-langkahnya pada Jumat (28/06/2024).

Gunakan Kulit Bawang Merah
Dok. Istimewa

Bahan khusus yang digunakan di sini adalah sisa kulit bawang merah yang akan direbus bersama sejumlah bahan lainnya seperti:
● Bawang merah
● Serai
● Bawang putih
● Bawang merah (lagi)
● Daun salam
● Daun jeruk
● Kunci atau lengkuas
● Bumbu kaldu ayam
● Penyedap rasa

Masukkan Telur
Dok. Istimewa

Setelah semua bahan dimasukkan, tambahkan beberapa butir bawang merah ke dalam panci.

Untuk memberikan warna kecoklatan pada telur pindang batik, masukkan dua kantong teh celup.

Kemudian, masak dengan api sedang hingga mendidih.

Ketok Cangkang Telur
Dok. Istimewa

Setelah mendidih, telur dalam rebusan ini sudah cukup matang. Ketok cangkang telur hingga retak, lalu masukkan kembali ke dalam rebusan.

Cangkang telur ini perlu diketok untuk menciptakan motif batik yang indah.

Rebus Lagi Selama 45 Menit
Dok. Istimewa

Setelah semua telur diketok, rebus kembali selama sekitar empat puluh lima menit.

Setelah itu, telur pindang batik yang lezat dan indah sudah matang sempurna dan siap untuk disajikan.

Proses pemindangan telur merupakan teknik pengolahan yang memanfaatkan kombinasi garam dan perebusan.

Produk telur yang dihasilkan dari pemindangan ini adalah telur yang telah melalui proses tradisional dengan bahan yang mengandung zat pengawet protein.

Zat pengawet seperti tanin dapat menyebabkan perubahan struktur protein dalam telur.

Aroma telur pindang bervariasi sesuai dengan jenis tanaman yang digunakan.

Penggunaan tanaman yang mengandung tanin dalam telur pindang menghasilkan rasa yang beragam, mulai dari yang tidak sepat, agak sepat, hingga sangat sepat.

Pengaruh bahan penyamak selain tanin dapat dilihat dari masa simpan telur pindang yang diuji secara sensoris.

Telur pindang yang direbus dengan tambahan tanin dapat bertahan hingga 14 hari.

Tekstur putih telur asin dengan bumbu pindang lebih kering dibandingkan dengan telur yang direbus hanya dengan air.

Rasanya juga lebih kaya karena dimasak bersama bumbu kuning.

Telur pindang dikenal karena direndam dalam larutan garam selama proses pembuatannya.

Selain teh, bahan pewarna yang sering digunakan termasuk kulit bawang merah, daun jati, dan daun jambu biji.

Rekomendasi