Worry Less Parenting: Pola Asuh yang Tepat untuk Anak dan Orangtua

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat tiga kebutuhan dasar anak, yaitu asah, asih, asuh di mana pola asuh terbentuk dari keinginan orangtua yang ditanamkan pada anak.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Worry Less Parenting: Pola Asuh yang Tepat untuk Anak dan Orangtua
Ilustrasi bayi. © PxHere

Baby Happy, popok bayi sekali pakai andalan Wings Care, kembali menggelar webinar edukasi sebagai rangkaian dari program CSR Baby Happy, Keluarga Happy Jilid 2 yang bertajuk "Worry Less Parenting: Tumbuh Kembang Si Kecil Optimal, dengan Pola Asuh yang Nyaman Bersama". Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia melalui edukasi yang tepat untuk tumbuh kembang si kecil yang lebih baik serta membantu memenuhi kebutuhan popok bayi bagi mereka yang membutuhkan, khususnya keluarga yang terkena dampak pandemi COVID-19 secara langsung. Untuk itu, Baby Happy tidak hanya membantu keluarga Indonesia melalui edukasi, namun juga menyalurkan 75.000 popok untuk anak Indonesia melalui CT Arsa Foundation serta Rumah Harapan Indonesia.

Sebelumnya, masih di kesempatan jilid dua ini, popok Baby Happy juga telah menyalurkan 50.000 popok bayi kepada Yayasan Kanker Anak Indonesia serta Rumah Melanie. Menurut Julie Widayawati selaku Marketing Manager Baby Happy (Wings Group Indonesia) inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan serta kepedulian Baby Happy kepada keluarga Indonesia di tengah pandemi.

"Ini adalah webinar kelima yang kami adakan di tahun ini. Selain menyalurkan popok kepada anak-anak yang kurang beruntung, kami juga ingin membangun kapasitas orangtua untuk semakin mantap menjalankan perannya, yaitu melalui edukasi di webinar series ini. Meskipun pandemi membuat orangtua memiliki tantangan baru demi memenuhi kebutuhan keluarga, kami berharap kehadiran Baby Happy dengan bantuan dan edukasi ini kiranya menjadi oase baru bagi keluarga Indonesia," ujar Julie.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat tiga kebutuhan dasar anak, yaitu asah, asih, asuh di mana pola asuh terbentuk dari keinginan orangtua yang ditanamkan pada anak. Selain menentukan pola asuh terbaik untuk anak, orangtua juga diharapkan mampu peka terhadap hal-hal yang membuat si kecil tidak nyaman atau rewel, terlebih karna kulit bayi yang sangat sensitif terhadap ruam atau iritasi pada awal masa kelahiran.

Pada kesempatan ini, Baby Happy kembali menggandeng seorang pakar kesehatan anak, dr. Citra Amelinda, SpA, MKes, IBCLC dan seorang public figure sekaligus ibu empat orang anak, Mona Ratuliu yang membagikan tips jitu agar para orang tua lebih aware dengan penyebab ruam serta solusi mencegahnya dan bagaimana membuat pola asuh atau parenting menjadi lebih nyaman sehingga orangtua tidak mudah panik atau khawatir.

Kenali dan Cegah Ruam Pada Si Kecil

Kebanyakan bayi memang memiliki kulit yang sensitif sehingga rentan mengalami iritasi dan masalah kulit lainnya, termasuk ruam. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan sering terjadi, sehingga orang tua perlu melakukan deteksi dini untuk mencari tahu apa penyebab ruam pada anak mereka dan mencari solusinya.

"Berbeda dengan orang dewasa, kulit bayi jauh lebih tipis, lebih mudah kehilangan kelembabannya dan lebih rentan teriritasi sehingga sering muncul ruam. Banyak hal yang bisa menyebabkan iritasi mulai dari keringat yang menyumbat pori-pori, jenis detergen atau bahan baju, hingga jenis popok. Selain iritasi, penyebab ruam tersering adalah alergi protein susu sapi. Bentuk khasnya berupa ruam merah bulat di kedua pipi si kecil," ujar dr. Citra.

Jangan ragu untuk periksakan kondisi si kecil apabila ruam disertai nanah, kulit melepuh atau si kecil tampak sangat tidak nyaman terus menerus.

Parenting Nyaman, Aman dan Less Stress Dorong Pertumbuhan Anak Lebih Optimal

Peran baru menjadi orangtua serta proses dalam pengasuhan anak dapat memicu terjadinya stress pada orang tua dan anak. Padahal, hidup berkeluarga dengan karunia anak perlu dinikmati tanpa stress. Orangtua harus memiliki strategi dan dinamis dalam mengasuh anak karena penting untuk mengikuti perkembangannya dan mengetahui apakah anak kita nyaman dengan kondisinya atau apa yang membuat anak kita kerap rewel.

Dengan sejumlah tantangan yang dihadapi orangtua sejak masa kehamilan hingga awal masa kelahiran serta pertumbuhan anak, maka rawan terjadi kelelahan atau burn out pada orang tua yang bisa berimbas tidak hanya ke anak, tapi juga ke pasangan. Untuk itu, sebagai orangtua, kita dituntut untuk terus belajar mencari jawaban terhadap perkembangan dan kebutuhan anak sebagai pola asuh yang tepat demi keoptimalan tumbuh kembangnya.

"Menjadi orangtua tidak bisa bilang 'jalanin ajalah' karena semakin anak bertambah usia maka makin banyak tantangan dan permasalahannya. Karena itu, kita orang tua harus terus belajar baik dari ahlinya, dari buku, webinar, maupun saling mengobrol dengan sesama orang tua. Tujuannya agar kita bisa memberikan asuh, asih dan asah yang merupakan kebutuhan dasar anak dengan tepat," ujar Mona Ratuliu, artis, penulis buku, dan founder Parenthink.id.

"Misalnya saja, di usia emas dan aktif saat ini, anakku suka menangis atau rewel yang salah satunya disebabkan oleh iritasi kulit atau ruam. Tapi, aku bekerja sama dengan suamiku dengan memberikan yang terbaik sesuai kebutuhan untuk anak, termasuk dengan memakaikan popok bayi Baby Happy yang lembut dengan karet pinggang yang elastis, serta daya serap yang tinggi, sehingga nyaman dipakai, bebas beraktivitas serta tidak menimbulkan ruam. Jadi, orang tua tidak perlu khawatir atau stres lagi, ya, untuk kebutuhan anak, khususnya kebutuhan popok bayi. Jawabannya pasti Baby Happy," lanjut Mona.

Mona juga menambahkan beberapa hal berikut sebagai tips jitu yang bisa dilakukan baik ayah dan ibu untuk mengelola stres dalam memberikan pengasuhan, dimulai dengan sebaiknya membangun komunikasi yang baik dan terbuka dengan anak dan pasangan.

"Untuk orang tua yang masih produktif bekerja, upayakan untuk tidak pernah membawa stres pekerjaan ke rumah, karena itu dapat memengaruhi suasana di rumah. Terakhir, jangan lupa me time dan mencari hiburan di setiap kesempatan yang memungkinkan. Misalnya, ketika anak tidur, kita juga bisa tidur atau menonton TV tanpa gangguan, dengan demikian mengasuh anak menjadi lebih nyaman, aman dan less worry," tutup Mona.

Menutup webinar ini, Julie menyampaikan harapan Baby Happy terhadap seluruh keluarga Indonesia khususnya pada anak-anak. "Kiranya dengan kegiatan ini kami dapat membantu keluarga Indonesia dengan memberikan popok terbaik sebagai kebutuhan anak serta edukasi terbaik sebagai bentuk dukungan terhadap orang tua dalam membesarkan anak. Dengan demikian anak bisa selalu aktif bermain, bergerak dengan nyaman sehingga mereka bisa bertumbuh dan berkembang lebih baik lagi."

Segera lengkapi juga kebutuhan sang buah hati dengan Baby Happy yang bisa didapatkan di minimarket, supermarket atau e-commerce kesayangan Anda. Cek keseruan kegiatan ini melalui akun Instagram official @babyhappydiapers!

Rekomendasi