Pasangan di Spanyol Bangun Rumah dari Limbah Selama 7 Tahun

Laura Davies dan Dave Buchanan mengungkapkan kalau mereka telah mendirikan rumah yang sepenuhnya dibangun dari limbah.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Pasangan di Spanyol Bangun Rumah dari Limbah Selama 7 Tahun
Rumah dari limbah pasangan di Spanyol. ©Laura Davies Art/Jam Press

Pasangan di Spanyol mengungkapkan kalau mereka telah mendirikan rumah yang sepenuhnya dibangun dari limbah. Rumah unik tersebut didirikan dalam waktu tujuh tahun. Laura Davies dan Dave Buchanan, pasangan tersebut menyebutnya earthship. Earthship yang mereka beri nama Cuevas de Sol, artinya gua matahari dalam bahasa Spanyol. Dindingnya diperkuat kaleng-kaleng soda dan ban bekas yang disemen.

Rumah seperti apakah earthship itu? Siapa penggagasnya dan bagaimana Laura serta Dave mewujudkan gagasan membuat rumah tersebut? Berikut ini cerita selengkapnya.

Dilansir MailOnline, earthship yang didirikan oleh Laura dan Dave berlokasi di Almeria, Spanyol bagian selatan. Dinding rumah dibangun dari tumpukan ban bekas. Sementara bagian dalamnya diperkuat kaleng soda dan botol bekas yang disemen bersamaan.

Laura dan Dave mengumpulkan ban bekas dari bengkel setempat. Kemudian mereka membangunnya dMenurut mereka, ban-ban itu akan membuat temperatur di dalam ruangan tetap di suhu 16 derajat Celcius. Kaleng minuman, botol, dan koran bekas mereka dapatkan berkat bantuan para anggota klub berkebun lokal.

Kayu-kayuan dari hutan di Valencia difungsikan sebagai penghangat ruangan. Atapnya bisa menampung air hujan. Air itulah yang digunakan oleh Laura dan James untuk memasak, mencuci, mandi, hingga menyiram tanaman.

Sementara bagian depan rumah terbuat dari kaca. Efeknya seperti rumah kaca, sehingga rumah bisa tetap hangat berkat sinar matahari. Bahkan di musim dingin, rumah ini tak perlu menghabiskan bahan bakar ekstra untuk pemanasan. Dinding kaca juga membuat rumah mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk tagihan listrik.

"Rumah kami diterangi dengan cantik, sejuk, dan membuat kami bisa melihat langsung ke alam," pamer Laura.

Laura dan Dave pindah ke Spanyol pada tahun 2002. Awalnya mereka tinggal di sebuah rumah pertanian. Kemudian Laura berkenalan dengan konsep earthship lewat internet. Earthships adalah rumah yang dibangun dari limbah lokal, misalnya kaleng minuman dan ban bekas. Gagasan ini diperkenalkan oleh Michael Reynolds, seorang arsitek dari Amerika Serikat.

Selain belajar dari internet, Laura dan Dave juga membeli buku-buku tentang earthship. Setelah mencari-cari lahan yang sesuai, mereka berkonsultasi dengan pakar tata kota setempat untuk mencari tahu cara mendapatkan izin mendirikan bangunan dari pihak berwenang. Proyek pembangunan disetujui setelah rancangan earthship Laura dan Dave dikirim ke dewan kota.

Laura dan Dave membangun earthship mereka yang berbentuk seperti kubah selama tujuh tahun. Sebagian besar dikerjakan sendiri oleh pasangan itu. Keduanya cukup senang dengan rumah yang mereka bangun.

"Pikiran bisa membangun rumah sendiri cukup inspiratif, selain itu teori di baliknya memang jenius," tutur Laura.

Pasangan itu masih ingin melakukan renovasi untuk menyempurnakan rumah. Menurut perkiraan mereka, proyek pembangunan itu baru bisa rampung tujuh tahun lagi dan menghabiskan dana 25.000 poundsterling atau sekitar 440 juta rupiah.

Rekomendasi