Dalem Kaum Bandung tempat nongkrong yang tergantung dengan cuaca

Jalan Dalem Kaum sendiri menjadi salah satu pusat perbelanjaan paling sibuk di Bandung.

Iman Herdiana
Oleh Iman Herdiana - Reporter
Dalem Kaum Bandung tempat nongkrong yang tergantung dengan cuaca
Jalan Dalem Kaum. ©2015 Merdeka.com/ Iman Herdiana

Kawasan Jalan Dalem Kaum Bandung kini sudah banyak berubah. Jika dulu kawasan ini kerap dilanda kemacetan dan menjadi tempat para PKL. Kini Jalan Dalem Kaum sudah ditata, ada kursi-kursi yang disediakan khusus pengunjung.Di kawasan yang berada di samping Masjid Raya Bandung, Jawa Barat atau sering disebut Masjid Agung. Ada belasan kursi berbahan kayu dan besi. Kursi tersebut bebas diduduki siapapun tanpa harus melakukan reservasi. Jalan Dalem Kaum sendiri menjadi salah satu pusat perbelanjaan paling sibuk di Bandung. Bagi warga kota yang capek belanja, kursi tersebut bisa dipakai istirahat sejenak.Kondisi Jalan Dalem Kaum sudah dirombak, tidak lagi menggunakan aspal melainkan dengan paving block. Jalan ini hanya boleh dilalui pejalan kaki, tidak untuk dilalui kendaraan.


Salah seorang pengunjung Jalan Dalem Kaum, Rhewiza, 21 tahun, mengaku cukup nyaman duduk di kursi yang ada di Jalan Dalem Kaum. “Cukup nyaman, terutama untuk duduk pagi atau sore hari. Kalau siang sih panas, apalagi kalau hujan pasti kehujanan, yang duduk-duduk pasti pada bubar,” kata mahasiswa UPI Bandung jurusan akuntansi ini, Senin (9/11).Kursi-kursi yang dipasang di Jalan Dalem Kaum memang tidak dilengkapi tenda atau kanopi. Kursi-kursi di tata di jalan terbuka. “Sehingga duduk di sini tergantung cuaca juga. Enaknya buat pagi sebelum panas, atau sore hari saat teduh. Itu pun kalau tidak hujan,” tambah Rhewiza.Teman Rhewiza, Lopi Sanjaya, 23 tahun, menimpali penataan kawasan Alun-alun khususnya Dalem Kaum sejauh ini cukup baik. Tinggal pemeliharaan dan kepedulian yang perlu ditingkatkan.


“Jangan sampai fasilitas publik ini dirusak, lampu-lampunya jangan dibiarkan gelap,” kata pria asal Belitung yang kuliah UPI Bandung ini, mengacu pada salah satu lampu jalan yang dibiarkan pecah.Ia menambahkan, warga yang menggunakan fasilitas publik juga harus peduli. Misalnya tidak merusak dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga berharap Bandung banyak memiliki ruang-ruang publik seperti Dalem Kaum.“Bandung menjadi magnet orang luar Bandung tentu harus ditingkatkan lagi fasilitas-fasilitasnya,” kata mahasiswa Jurusan Sosiologi ini.

Rekomendasi