Moray, Laboratorium Pertanian Canggih pada Masanya Peninggalan Suku Inca

Kemungkinan besar, bangsa Inca melakukan uji coba pertanian tanaman pangan di sana.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Moray, Laboratorium Pertanian Canggih pada Masanya Peninggalan Suku Inca
Terasering Moray, Peru. ©2015 Merdeka.com/Flickr/McKay Savage

Situs berharga yang ditinggalkan bangsa Inca di Peru bukan cuma Machu Picchu. Bangsa Inca mewariskan sejumlah peninggalan arkeologi yang membuktikan kecanggihan teknologi mereka. Salah satunya adalah Moray.Dilansir Amusing Planet, Moray merupakan terasering artifisial yang terletak di antara Cuzco dan Maras. Bentuknya berupa terasering melingkar yang terpusat di bagian tengah, mirip dengan amphitheater Yunani kuno. Tetapi terasering yang satu ini tidak difungsikan sebagai panggung terbuka seperti amphitheater. Meskipun belum bisa dipastikan, para ahli arkeologi berpendapat kalau Moray adalah bekas laboratorium pertanian yang diciptakan oleh bangsa Inca. Kemungkinan besar, bangsa Inca melakukan uji coba pertanian tanaman pangan di sana.Terasering konsentris itu dilengkapi batu-batu pijakan yang memungkinkan orang berjalan dari atas hingga ke dasar lingkaran. Setiap tingkat terasering memiliki suhu yang berbeda. Perbedaan suhu ini menciptakan sub-iklim yang berlainan seperti dalam teknologi rumah kaca modern.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo source: Flickr/David

Selain itu, setiap teras dibuat dari jenis tanah yang berbeda. Kemungkinan besar tanah ini diambil dari lokasi yang berbeda-beda. Dengan begitu, pengaruh iklim dan jenis tanah yang berbeda pada tanaman bisa diteliti dengan mudah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo source: Flickr/Benjamin Dumas

Terasering Moray juga dilengkapi dengan sistem pengairan yang bagus. Drainase terstruktur yang tersusun dari bebatuan di dasar terasering menjadikan situs itu tak pernah kebanjiran meskipun curah hujan sedang tinggi.

Rekomendasi