Tentara Merah adalah gerakan sosial paramiliter yang melibatkan anak muda di China. Mereka dimobilisasi oleh Mao Zedong pada tahun 1966 dan 1967, selama Revolusi Kebudayaan.
Meski sempat meninggalkan sejarah kelam di negeri tirai bambu, Tentara Merah rupanya masih menjadi salah satu hal yang menarik bagi masyarakat China. Sebuah restoran di Gansu, Provinsi Pingliang, memiliki desain ruang yang seluruhnya bertema Tentara Merah.
Pelayan resto itu juga didandani dengan seragam Tentara Merah. Lengkap dengan aksesori yang digunakan oleh Tentara Merah kala itu, termasuk topi dan ban lengan merah.
Selain mengadopsi pakaian Tentara Merah, pelayan resto ini juga mencoba untuk meniru gaya bicara di era Mao. Para anggota staf juga memakai beberapa istilah lama seperti Sheyuan (anggota komune), pengawas yang disebut Kapten, menu yang disebut Ge Ming Yu Lu, bir dengan ranjau darat dan segelas baijiu China disebut bom.
"Banyak pelanggan datang ke restoran saya dan mereka tidak bisa makan di sini, kecuali mereka telah membuat reservasi terlebih dahulu," kata pemilik restoran kepada Tencent News.
Advertisement
Photos byTencent News
"Saya tidak pernah membuka usaha sebelumnya," lanjutnya. "Tetapi saya telah mengunjungi beberapa kota di China, dan saya menemukan beberapa restoran bertema Tentara Merah."
Dia pun berpikir mengapa dia tidak membuka restoran bertema Tentara Merah. Dari situ, dia kemudian memutuskan untuk membuka restoran bertema Tentara Merah di Pingliang.