NewJeans Nekat Bikin Video Soal Perlakuan HYBE dan Minta Min Hee Jin Kembali
NewJeans mendadak bikin video penyataan terkait tentang perlakuan manajer HYBE. Mereka juga menuntut supaya Min Hee Jin kembali pimpin ADOR.
Pada Rabu, 11 September 2024, girl group NewJeans secara mengejutkan melakukan siaran langsung melalui akun YouTube baru mereka, @nwjns. Langkah ini cukup menghebohkan karena bukan berasal dari akun resmi mereka. Dalam siaran tersebut, anggota grup yang terdiri dari Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein secara terbuka mengungkapkan ketidakadilan yang mereka alami sejak debut mereka sebagai artis di bawah naungan HYBE.
Haerin membuka pembicaraan dengan pernyataan yang mengejutkan. "Ada begitu banyak hal tidak masuk akal yang tidak dapat kami pahami bahkan setelah kami debut," ujarnya, seperti dikutip dari laman Kbizoom. Hal ini merujuk pada insiden terkait video trainee NewJeans yang dirilis oleh Dispatch pada bulan Juli 2024.
Dalam video tersebut, data pribadi mereka, termasuk klip video dan catatan medis saat masih menjadi trainee, tersebar tanpa seizin mereka. "Kami benar-benar terkejut saat pertama kali melihatnya," ungkap Haerin, menunjukkan kekecewaannya terhadap tindakan yang dianggapnya tidak pantas dari perusahaan yang seharusnya melindungi mereka.
Anggota NewJeans mengaku telah mengadukan masalah tersebut kepada orang tua mereka dan CEO Min Hee Jin. Namun, hingga kini, HYBE belum mengambil langkah yang berarti untuk menyelesaikan masalah tersebut. Keadaan semakin membingungkan bagi NewJeans setelah CEO mereka, Min Hee Jin, diberhentikan dari posisinya pada akhir Agustus 2024.
Kehilangan Sosok Pemimpin yang Peduli
Pada siaran langsung tersebut, NewJeans tampil dengan suasana yang muram. Mereka mengenakan pakaian hitam dan memasang ekspresi yang tampak tertekan. Meskipun masih terikat kontrak dengan HYBE, para anggota NewJeans dengan tegas menyatakan bahwa Min Hee Jin adalah sosok yang tidak tergantikan. Hee Jin dianggap sebagai sosok yang berperan penting dalam membentuk identitas grup ini. Hanni, salah satu anggota, bahkan menceritakan bagaimana dirinya merasa diabaikan oleh staf HYBE setelah pemecatan Min Hee Jin.
Dalam sebuah kejadian yang diceritakan Hanni, ia mengaku pernah diabaikan oleh seorang manajer dari grup lain. "Sang manajer berkata kepada (para member grup tersebut) di depanku, ‘Acuhkan dia,’" ungkap Hanni. Hal ini membuatnya merasa sangat terluka, terutama setelah ia melaporkan kejadian tersebut kepada CEO baru ADOR, Kim Joo Young, yang kemudian merespons bahwa tidak ada bukti atas kejadian itu dan sudah terlambat untuk mengambil tindakan.
Reaksi dari CEO baru ADOR membuat Hanni dan anggota lainnya merasa tidak lagi memiliki pelindung di dalam perusahaan. Mereka pun merasa bahwa ADOR di bawah kepemimpinan baru tidak lagi peduli terhadap kesejahteraan mereka. "Kami merasa kehilangan pelindung kami, dan CEO baru sepertinya tidak peduli tentang kami," tambah Hanni.
Permintaan Agar Min Hee Jin Kembali
Tidak hanya Hanni, anggota lain juga mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap perubahan dalam manajemen ADOR. Haerin, misalnya, menyatakan bahwa suasana di ADOR sudah tidak seperti dulu. "Cara kerja HYBE tidaklah jujur atau benar seperti yang kami alami. Tolong jangan ganggu pekerjaan kami. Tolong kembalikan CEO Min Hee Jin," kata Haerin dalam siaran langsung tersebut.
Danielle juga menekankan pentingnya Min Hee Jin bagi identitas NewJeans. "NewJeans memiliki warna dan nada khas, yang diciptakan bersama CEO Min Hee Jin. Ia merupakan bagian integral dengan identitas NewJeans, dan kami semua merasa bahwa ia adalah sosok tak terganti," ungkap Danielle.
Permintaan untuk mengembalikan Min Hee Jin sebagai CEO ADOR semakin jelas ketika Minji menyatakan harapannya agar HYBE mengembalikan kondisi ADOR seperti semula paling lambat tanggal 25 September 2024.
Tantangan yang Menghadang NewJeans
Setelah siaran langsung tersebut, komunitas penggemar K-pop menjadi khawatir dengan masa depan NewJeans. Deklarasi perang terhadap agensi mereka sendiri membuat posisi grup ini menjadi rawan. HYBE memiliki kekuatan untuk membekukan semua aktivitas NewJeans jika grup ini dianggap melanggar kontrak. Jika mereka ingin keluar dari perusahaan, NewJeans harus membayar biaya kompensasi yang diperkirakan mencapai 200 miliar won untuk kelima anggotanya.
Langkah NewJeans ini dianggap cukup nekat, tetapi mereka tampaknya berharap bahwa dengan siaran langsung ini, para pemegang saham HYBE akan mempertimbangkan kembali keputusan mereka. Setelah siaran tersebut, kanal YouTube "nwjns" pun dihapus, menandakan bahwa situasi di balik layar masih belum stabil. Fans kini hanya bisa berharap agar konflik ini segera terselesaikan dengan cara yang menguntungkan bagi NewJeans dan masa depan karier mereka.