Hayo ngaku, siapa di sini yang sering merasa nggak percaya diri kalau belum menggunakan parfum? Wewangian yang satu ini memang sering diandalkan untuk melengkapi penampilan sehari-hari. Sedikit semprotan parfum bisa menciptakan aroma kesegaran tertentu yang dapat meningkatkan rasa percaya diri. Namun, sejak kapan sih parfum pertama kali muncul?
Advertisement
Kabarnya, parfum sudah dikenal sejak zaman Mesopotamia, yaitu sekitar 4.000 tahun lalu. Kata parfum berasal dari bahasa latin, 'per fume' yang artinya melalui asap. Kabarnya, budaya kuno memang membuat parfum dari pembakaran berbagai damar dan kayu yang berlangsung selama acara keagamaan.
Advertisement
Pada tahun 3000 SM, dupa mulai masuk ke Mesir. Namun, saat itu parfum hanya digunakan dalam tradisi keagamaan. Selain itu, masyarakat Mesir memiliki kebiasaan berendam dalam minyak wangi.
Advertisement
Sejarah menemukan tulisan seorang ahli kimia bernama Al-Kindi di abad ke-9. Ia menulis buku berjudul Book of the Chemistry of Perfume and Distillations yang berisi lebih dari 100 resep minyak wangi, salep, dan obat. Ia juga menuliskan paparan 107 metode dan resep membuat parfum serta alat yang diperlukan.
Di abad ke-10, Ibnu Sina, seorang ahli kimia dari Persia mulai memperkenalkan parfum sebagai metode pengobatan. Teknik tersebut kini dikenal sebagai aromaterapi atau minyak esensial. Ia juga menemukan teknik penyulingan uap air menjadi minyak esensial.
Advertisement
Mereka membuatnya dari teknologi penyulingan yang sering dilakukan oleh orang Arab. Memasuki abad ke-17, parfum semakin populer dan mengalami kesuksesan besar terutama di Prancis.
Advertisement
Di masa popularitasnya, parfum hanya digunakan oleh kalangan terbatas, yaitu kaum bangsawan. Mereka biasanya menggunakan parfum untuk menghadiri acara spesial. Namun, seiring perkembangannya, parfum mulai digunakan di berbagai kalangan masyarakat.
Advertisement
Parfum bisa dikatakan berkembang lebih cepat di Prancis. Di negara tersebut, wewangian ini nggak hanya digunakan untuk tubuh saja, tapi juga untuk mengharumkan pakaian dan furnitur. Memasuki abad ke-18, Prancis juga berhasil mengembangkan inovasi wewangian yang mencatatkan sejarah perkembangan parfum dunia yaitu eau de cologne.
Advertisement
Memasuki abad ke-19, industri parfum bisa dibilang mengalami kemajuan pesat karena hadirnya berbagai penemuan di bidang kimia modern. Hal ini ikut mempengaruhi pertumbuhan jenis wewangian baru yang lebih mudah diproses dan tahan lama. Berbagai produk parfum pun muncul dan disukai masyarakat sebagai cara mereka mengekspresikan diri.
Advertisement
Bisa dibilang parfum mengalami perkembangan di Prancis, di mana Grasse menjadi kota pusat produksi bahan parfum dunia. Nggak hanya itu saja, sejak tahun 1950an, berbagai merek parfum terkenal dunia pun lahir di Prancis. Sebut saja Christian Dior, Jacques Fath, Nina Ricci, Pierre Balmain, dan masih banyak lagi.
Advertisement
Seiring berkembangnya industri parfum dunia, ada berbagai jenis parfum yang muncul dan bisa jadi pilihan untuk menyempurnakan penampilan sehari-hari. Pastikan kenali perbedaannya biar nggak salah pilih ya!