Mencicipi lontong Cap Go Meh gratis di Klenteng Eng An Kiong
Merdeka.com - Merayakan Cap Go Meh bagi warga Tionghoa selalu ditemani dengan menu khusus. Yaitu Lontong Cap Go Meh.
Tak terkecuali di Malang. Bahkan, Klenteng Eng An Kiong di Kota Malang, Jawa Timur, menyajikan 7.500 porsi lontong Cap Go Meh gratis bagi masyarakat umum. Siapapun bisa datang ke ruangan samping klenteng, dari pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sejak pagi, masyarakat berdatangan mencicipi makan gratis sambil berbincang santai.
Humas Klenteng Eng An Kiong, Bonsu Anton Trijono mengatakan, masyarakat sekitar sudah mengetahui acara lontong Cap Go Meh di klentengnya. Sebab, itu memang sudah menjadi agenda rutin saban tahun.
"Sudah menjadi agenda tahunan. Masyarakat datang sekitar klenteng akan datang ikut menikmati lontong Cap Go Meh. Mereka tahu dari mulut ke mulut," kata Anton di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, Senin (22/2).
Perayaan Cap Go Meh merupakan tradisi bagi masyarakat penganut Khong Hu Cu. Acara itu merupakan rangkaian perayaan tahun baru Imlek. Hari ini merupakan penutupan perayaan Imlek.
"Tanggal 1 Imlek kita melakukan ibadah khusus, begitu pun 15 Imlek. Ibadah ini kami lakukan saat bulan mati dan bulan purnama. Tanggal 1, saat air laut surut dan tanggal 15 atau purnama saat air pasang. Sebagai perwujudan syukur," ujar Anton.
Klenteng Eng An Kiong, kata Anton, sudah akrab dengan masyarakat sekitar rata-rata muslim. Sejak 191 tahun lalu, klenteng Eng An Kion bisa berdiri berdampingan.
"Kami bisa berhubungan secara kemanusiaan. Saling menghargai sajak ratusan tahun lalu. Telah melalui berbagai zaman, sehingga mata, mulut, dan telinga telah menjadi saksinya," ucap Anton.
Klenteng Eng An Kiong Malang sajikan 7500 porsi lontong Cap Go Meh ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko
Lontong Cap Go Meh merupakan menu makanan hasil perpaduan budaya. Sebab di China tidak pernah mengenal makanan itu. Perayaan serupa juga dilakukan oleh warga muslim saat merayakan kupatan ketika penutupan perayaan Hari Raya, atau masyarakat Tengger menggelar acara Karo.
Meliatwati, kepala dapur Klenteng Eng An Kion mengatakan, buat menyiapkan 7.500 porsi Lontong Cap Go Meh, mereka menyiapkan bahan-bahan dalam jumlah besar. Mereka membeli ayam sebanyak 500 kilogram, telur sebanyak 300 kilogram, kentang sebanyak 150 kilogram, dan Rebung sebanyak 350 kilogram. Bahkan perlu waktu sepekan buat mengolah bahan-bahan itu menjadi siap disantap.
"Persiapannya sejak sekitar seminggu lalu, terutama mencari rebung yang agak sulit. Kalau lontongnya memang beli sudah jadi," kata Meliatwati.
Lontong Cap Go Meh terdiri dari sayur rebung, sambal goreng, koya, ayam, dan telur. Sajiannya memang mirip dengan menu opor ayam. Selain menikmati lontong, masyarakat dihibur pertunjukan barongsai dan kleang leong digelar pukul 15.00 WIB, dan seni wayang orang pada malam harinya. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya