Kisah I Ketut Lelut Bersama Anjing-Anjingnya Memburu Limbah Restoran di Bali

Kebiasan I Ketut Widianta ini sudah dijalani sejak tahun 2000.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
Kisah I Ketut Lelut Bersama Anjing-Anjingnya Memburu Limbah Restoran di Bali
Kisah I Ketut Lelut Bersama Anjing-Anjingnya Memburu Limbah Restoran di Bali (Merdeka.com)

Kebiasan I Ketut Widianta yang kerap disapa Lelut ini sudah dijalani sejak tahun 2000.

Lelut memiliki kebiasaan unik dengan anjing-anjing yang dipeliharanya. Setiap sore, dia selalu mengajak anjing-anjingnya keliling mencari limbah hotel dan restoran untuk pakan ternaknya.
Dok. Istimewa
Pencinta anjing asal Banjar Kayu Tulang itu membawa sejumlah anjing peliharaannya naik dengan motornya.
Dok. Istimewa
Kegiatan mencari pakan hewan ternaknya ini dimulai setiap sore pukul 16.00, anjing-anjingnya selalu ikut dan duduk di atas ember tempat untuk menaruh makanan sisa restoran.
Dok. Istimewa
Setiap hari Lelut berkeliling jalan raya di Bali rata-rata 5 hingga 10 kilometer.
Dok. Istimewa
Kecintaan Lelut juga terlihat saat ia juga memberi makan kepada anjing-anjing liar yang ia temui di jalan.
Dok. Istimewa
Sebagai pecinta binatang, I Ketut Widianta diketahui sudah merawat 25 ekor anjing peliharaannya sejak tahun 2000.
Dok. Istimewa
Pria 48 tahun itu mengaku ikhlas melakukan semua itu.
Dok. Istimewa
Aksi Lelut yang membawa anjing-anjing peliharaannya itu sempat mencuri perhatian warga maupun turis asing di Bali.
Dok. Istimewa
Terkadang ia mendapatkan uang pemberian dari wisatawan asing yang antusias melihat Lelut membawa enam ekor anjing di atas motornya.
Dok. Istimewa
Selain menampung limbah rumah makan, ember-ember putih yang dibawa Lelut dengan sepeda motornya itu juga digunakan untuk menampung makanan anjing yang ia beli.
Dok. Istimewa
Di belakang sepeda motornya, Lelut juga memasang sebuah plang yang ia ditulis menerima limbah sisa makanan.
Dok. Istimewa
Lelut mengaku senang memelihara anjing sejak kecil. Bahkan ia menganggap anjingnya bagian dari keluarganya.
Dok. Istimewa
Lelut mengaku selain menjadi bagian dari hobinya, menurut dia anjing memiliki kesetiaan tiada tanding dan tiada bandingnya dengan hewan lain.
Dok. Istimewa
Untuk biaya pemeliharaan anjing-anjingnya, Lelut  bisa menghabiskan Rp3 juta sampai Rp5 juta per bulan. Biaya itu sudah termasuk pakan hingga pemeriksaan kesehatan anjing perliharaannya.
Dok. Istimewa
Jenis anjing peliharaan Lelut pun berbeda-beda mulai dari anjing lokal hingga ras.
Dok. Istimewa
Terkadang, Lelut juga kewalahan membiayai kebutuhan anjing-anjingnya. Dia pun membuka donasi, bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kepeduliannya melalui media sosial instagram dan facebook @LelutCellelut.
Dok. Istimewa
Rekomendasi