Innisfree Segera Tutup Gerai Akhir Januari 2025, Ini Tempat Membeli Produk Terbarunya

Produk skincare Korea, Innisfree memutuskan untuk menutup gerainya di Indonesia mulai akhir Januari 2025. Ini tempat untuk membeli produk-produknya.

Dyah Ayu Pamela
Oleh Dyah Ayu Pamela - Reporter
Innisfree Segera Tutup Gerai Akhir Januari 2025, Ini Tempat Membeli Produk Terbarunya
Innisfree buka gerai di Yogyakarta dengan konsep Creative Studio (innisfree) (© 2025 Liputan6.com)

Salah satu merek skincare dari Korea Selatan, Innisfree, akan menutup semua gerainya di Indonesia pada tanggal 31 Januari 2025. Berita ini tentu mengecewakan bagi pelanggan setia yang telah menemukan kecocokan dengan produk-produk dari brand ini. Informasi mengenai penutupan gerai Innisfree telah disampaikan kepada pelanggan sejak tahun lalu melalui unggahan di akun resmi TikTok Innisfree @innisfreeindonesia.

Pihak Innisfree juga menjawab beberapa pertanyaan pelanggan mengenai cara mendapatkan produk mereka. "Hai jangan khawatir, innisfree tidak tutup sepenuhnya lho. Jadi kita sekarang sudah tersedia di Sociola dan akan semakin dekat dengan kamu. Bagi kamu yang berbelanja produk Innisfree official offline, kamu bisa mengunjungi gerai Sociolla terdekat dari tempat kamu," ungkap pihak Sociolla dalam postingan mereka pada 2 Desember 2024.

Pelanggan setia yang melihat informasi tersebut pun menyampaikan rasa sedihnya atas penutupan gerai Innisfree. "Jangan tutup pliss Innisfree terlalu bagus wajahku glowing pake rangkaian yang green tea," tulis salah satu pengguna media sosial. "Asli nih?" tanya yang lainnya. Tidak sedikit warganet yang juga menyatakan rasa kaget mereka dengan komentar, "nangis" dan "Bakalan kangen Min," yang menyiratkan betapa mereka akan merindukan produk tersebut.

Sebelum kabar penutupan ini, Innisfree telah melakukan berbagai inovasi, termasuk mendaftarkan produknya sebagai halal untuk menarik konsumen Muslim. Pada akhir November 2024, Innisfree mengumumkan bahwa produk mereka telah mendapatkan sertifikasi halal, meskipun produk kecantikan dengan sertifikasi halal baru mencapai 26 persen di pasaran.

Innisfree, yang telah memasuki pasar Indonesia dan terkenal dengan produk perawatan kulit seperti Green Tea Seed Serum dan Green Tea Seed Cream, kini telah mendapatkan sertifikasi halal di Indonesia. Mengutip dari laman FIMELA pada Sabtu, 18 Januari 2025, Angeline Tjoea, Marketing Manager Innisfree Indonesia, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas pasar dan memenuhi kebutuhan konsumen Muslim di tanah air.

"Kami menyadari produk Halal sudah menjadi lifestyle untuk masyarakat Indonesia, khususnya muslim. Jadi kami mengikuti regulasi kehalalan sebelum 2026. Setelah dua tahun akhirnya kami mengantongi sertifikasi halal MUI," ungkap Angeline.

Ratna Mustika, Manager International Halal Partner dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), juga menambahkan bahwa meskipun ada kendala bahasa, pihak Korea memberikan bantuan yang sangat baik. Akhirnya, Innisfree dinyatakan telah memenuhi semua standar halal yang ditetapkan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi produk ke konsumen.

Setelah menghadapi ancaman kebangkrutan di Inggris, The Body Shop mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan operasional di Amerika Serikat (AS) mulai 1 Maret 2024 dan menutup sejumlah toko di Kanada. Meskipun demikian, mereka memastikan bahwa kegiatan bisnis di Indonesia akan tetap berjalan normal.

"Kami tidak terdampak kejadian yang ada di luar market Indonesia. Kami tetap akan beroperasi melayani konsumen Indonesia," ungkap Gesit Pambudi, PR & Values Manager The Body Shop Indonesia, dalam pesan yang dikirimkan kepada Lifestyle Liputan6.com pada Selasa, 12 Maret 2024. Dia juga menegaskan bahwa pasokan produk dari pasar global tetap "aman."

Sebelumnya, The Body Shop menginformasikan bahwa 33 dari 105 tokonya di Kanada akan segera memulai proses penjualan likuidasi, dan "penjualan online melalui e-commerce Kanada akan berhenti," meskipun semua gerai di negara tersebut akan tetap beroperasi untuk saat ini.

"Inflasi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir telah merugikan pengecer tradisional, terutama pengecer seperti The Body Shop yang sebagian besar beroperasi di luar mal dan ditujukan untuk kelas menengah yang sedang kesulitan," demikian pernyataan pihak mereka yang dirangkum oleh Tim Bisnis Liputan6.com dari CNN pada 11 Maret 2024.

Pada bulan Februari 2024, The Body Shop di Inggris mengalami masalah administratif yang mengarah pada potensi kebangkrutan, hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah diakuisisi oleh perusahaan ekuitas swasta Jerman, Aurelius, dengan nilai sekitar 207 juta pound sterling. Situasi ini mengancam dua ribu karyawan yang bekerja di sekitar 100 gerai, yang berisiko mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Menanggapi situasi tersebut, Suzy Hutomo, CEO The Body Shop Indonesia, menyatakan bahwa restrukturisasi yang berlangsung di pusat, khususnya di Inggris, tidak akan berdampak pada operasi dan status The Body Shop Indonesia sebagai mitra Head Franchise Global. "The Body Shop Indonesia tetap berkomitmen jadi beauty brand yang modern, dinamis, dan relevan bagi konsumen, serta dapat bersaing dalam jangka panjang," ujar Suzy dalam pernyataan yang disampaikan kepada Tim Lifestyle Liputan6.com pada tanggal 15 Februari 2024.

The Body Shop pertama kali membuka gerai di Indonesia pada 12 Desember 1992. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Euronews dan dikutip pada 14 Februari 2024, diperkirakan bahwa waralaba internasional perusahaan ini tidak akan terpengaruh oleh situasi yang terjadi di Inggris. Saat ini, pengecer produk kecantikan ini berkantor pusat di London dan memiliki sekitar 200 toko di seluruh Inggris.

Rekomendasi