Hewan peliharaan bisa pengaruhi perkembangan anak

Minggu, 15 April 2012 15:00 Reporter : Kun Sila Ananda
Hewan peliharaan bisa pengaruhi perkembangan anak Ilustrasi hewan peliharaan dan anak. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Hewan peliharaan adalah hak bagi setiap anak, apapun jenisnya. Anak-anak sangat menyukai hewan sebagai teman bermain. Tahukah Anda, hewan peliharaan tidak hanya menjadi sumber kegembiraan, tetapi juga dapat memberikan beberapa keuntungan bagi perkembangan Anak, seperti dilansir oleh She Knows, berikut ini:

 

Secara fisik

"Hewan peliharaan memberikan dorongan untuk melatih keterampilan motorik anak," kata Sheryl Dickstein PhD. direktur Humane Education untuk ASPPCA. Berjalan dengan anjing, berkejar-kejaran dengan hewan peliharaan bagus untuk berolahraga. Latihan motorik juga bisa dilakukan dengan mengajari mereka menuangkan minum atau meraup makanan untuk hewan peliharaan mereka.

 

Aspek sosial

Untuk anak, hewan peliharaan bisa menjadi fasilitator yang baik. Anak-anak seringkali lebih mudah mendekati atau mendatangi anak lain yang memiliki hewan peliharaan. Ini karena biasanya setiap anak memang menyukai peliharaan. Dengan cara ini, hewan peliharaan dapat menjadi jembatan antara anak yang kurang bisa bersosialisasi dengan teman-temannya.

 

Aspek emosional

Hewan juga dapat memfasilitasi anak dalam berbagai aspek perkembangan emosional seperti harga diri dan rasa tanggung jawab. Dia akan merasa memiliki sesuatu untuk diurus, dengan begitu anak akan merasa lebih percaya diri dengan kemampuannya merawat hewan dan memberinya rasa tanggung jawab.

 

Aspek kognitif

Saat anak-anak tumbuh, mereka akan mempelajari mengenai hewan peliharaan mereka. Kemungkinan mereka akan mengembangkan minat tertentu pada hewan peliharaan favorit mereka. Hewan peliharaan memicu keinginan anak untuk belajar. Karena bersama hewan peliharaan, maka belajar terasa lebih menyenangkan.

 

Hewan peliharaan untuk terapi

Anak-anak seringkali membangun ikatan khusus dengan hewan peliharaan mereka. Karena hewan peliharaan menerima mereka sebagaimana adanya. Hewan peliharaan tak pernah menghakimi mereka. Seorang anak yang pernah tersakiti secara mental, misalkan mengalami trauma, akan lebih mudah terbuka pada hewan peliharaannya daripada dengan orang lain. Dengan menggunakan hewan peliharaan, para terapis dapat membuat anak merasa nyaman dan membuat mereka lebih mudah terbuka, serta lebih mudah dibantu dalam menangani masalahnya.

 

Bagaimana pun, membawa hewan peliharaan ke rumah adalah keputusan bersama. Jika Anda mau berkomitmen juga untuk merawat hewan peliharaan, maka tak ada salahnya membiarkan anak Anda memiliki hewan peliharaan. Apalagi jika hewan tersebut dapat memberikan pengaruh yang baik untuk anak.

[kun]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Binatang Peliharaan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini