Guelta d'Archei, surga buaya Nil di jantung Sahara
Merdeka.com - Guelta d'Archei adalah sebuah oase atau lebih tepatnya sebuah guelta - lahan basah khas daerah padang pasir - di jantung Gurun Sahara. Guelta terbentuk ketika air bawah tanah pada cekungan dataran rendah mengalir ke dalam cekungan dan memunculkan waduk atau kolam permanen. Keindahan Guelta d'Archei sungguh tidak ada duanya. Destinasi alam yang terletak di Ennedi Plateau ini tersembunyi di balik jurang.

Photo credit Setiap hari, ratusan unta digiring menuju oase ini untuk minum dan beristirahat. Kotoran unta yang menumpuk selama ratusan tahun di oase mengubah warna air menjadi hitam. Oase ini, seperti dilansir amusingplanet, juga dihuni oleh sekelompok buaya Nil yang bersembunyi di dalam air yang hitam. Guelta d'Archei pun menjadi salah satu rumah bagi koloni buaya Nil yang tersisa di Sahara saat ini.

Kawanan buaya itu biasanya memakan ikan-ikan yang bertahan hidup pada alga yang berkembang di oase tersebut - yang tumbuh subur karena kotoran unta. Guelta d'Archei sendiri bisa dicapai dengan menempuh perjalanan setidaknya empat hari dari N'Djamena, ibukota Chad.


Photo credit (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya