Benarkah Long Distance Marriage Berisiko Lebih Boros? Cek Dulu Triknya!
Merdeka.com - Idealnya, setelah menikah memang tinggal bersama pasangan. Tapi, ada juga mereka yang harus menjalani long distance marriage alias LDM karena harus bekerja di kota yang berbeda. Katanya sih, pasangan LDM ini punya risiko keuangan yang lebih boros karena ada dua pos berbeda yang harus dipenuhi kebutuhannya. Benarkah demikian? Cek dulu triknya berikut ini!
Komunikasikan Kebutuhan Finansial Masing-Masing Bersama Pasangan
©Shutterstock
Biarpun ada satu rumah utama, tapi hidup terpisah artinya ada dua pos kebutuhan finansial yang wajib dipenuhi. Biar keuangan nggak berantakan, ada baiknya mulai komunikasikan kebutuhan finansial masing-masing bersama pasangan. Bagi yang keduanya punya penghasilan, buatlah kesepakatan siapa yang akan menanggung pengeluaran di rumah utama selama berjauhan. Apakah akan ditanggung sendiri-sendiri atau dibuat patungan.
Atur Durasi Pertemuan, Jangan Lupa Menabung Tiket untuk Pulang
©Shutterstock
Sebagai pasangan LDM, pengeluaran paling besar adalah tiket untuk pulang. Jadi, penting untuk mulai mengatur durasi pertemuan. Coba mulai buat perhitungan sederhana berapa kali dalam setahun kamu akan pulang. Hitung berapa tiket yang dibutuhkan dan mulailah menabung untuk pos tiket kebutuhan yang satu ini. Jika sudah diatur sejak awal, maka kemungkinan bisa membuat kondisi finansial jadi lebih aman.
Siapkan Pos Pengeluaran untuk Bersenang-senang Saat Bertemu Pasangan
©Shutterstock
Bertemu pasangan LDM sering kali menimbulkan euforia tersendiri. Tiba-tiba ada rencana makan-makan, staycation, atau jalan-jalan buat melepas kangen. Kesannya sih sepele karena nggak dilakukan setiap bulan. Tapi kalau nggak dipersiapkan dengan baik, diam-diam bisa menyedot saldo rekening, lho. Jadi, nggak ada salahnya mulai menyiapkan pos pengeluaran untuk hal yang satu ini sejak awal. Selain bisa bikin keuangan jadi lebih terencana, budgeting ini juga bisa berperan sebagai rem yang mengendalikan pengeluaranmu.
Menabung dan Investasi Penting Buat Masa Depan
©Shutterstock
Kesannya banyak banget ya pengeluaran yang harus disiapkan oleh pasangan LDM. Meskipun begitu, jangan lupa tetap menabung dan investasi yang penting banget buat masa depan. Pastikan tabungan masa depan ini terpisah dari tabungan tiket pulang atau pos untuk liburan. Hal ini penting untuk mengamankan kondisi finansial keluarga. Selain itu, jangan hanya menabung saja. Belajar investasi dengan instrumen yang mudah dan praktis juga bisa jadi pilihan untuk menciptakan finansial keluarga yang lebih kuat di masa depan.
Jangan Lupa Pasang Reminder Bayar Tagihan di Awal BulanBiar nggak terjebak kondisi lupa bayar tagihan yang berujung pada pembayaran denda, mulai pasang reminder bayar tagihan di awal bulan aja! Apalagi LDM artinya ada dua pos kebutuhan tagihan yang harus dibayar. Manfaatkan canggihnya teknologi, misalnya dengan fitur Subscription dari DANA, dompet digital yang punya berbagai fitur pendukung gaya hidup masa kini.
Buka aplikasi DANA dan masuk menu Subscriptions, klik Create New Subscriptions, langsung saja pilih layanan yang ingin kamu atur pembayarannya. Mulai dari BPJS Kesehatan, Listrik, Air, hingga pembelian paket data bisa diatur lewat fitur ini. Setelah itu, buat reminder pembayaran. Kamu juga bisa memilih metode pembayaran secara Auto Debit menggunakan Saldo DANA.
©DANA Indonesia
Kabar baiknya, kamu bisa menikmati promo Bayar Tagihan Hepi dari DANA yang kasih kesempatan Free Biaya Admin, lho! Nikmati promo ini untuk pembayaran tagihan listrik pascabayar, air, BPJS, internet asuransi, cicilan, PGN, hingga telepon pascabayar di aplikasi DANA. Jangan sampai ketinggalan karena promo ini hanya berlangsung hingga 13 Desember 2020 saja. Info selengkapnya klik di sini. (mdk/wri)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya