Benarkah Cuka Apel Bisa Atasi Ketombe? Ini Penjelasan Ahli Dermatologi

Kamis, 14 Februari 2019 02:00 Reporter : Tantri Setyorini
Benarkah Cuka Apel Bisa Atasi Ketombe? Ini Penjelasan Ahli Dermatologi ilustrasi cuka apel. ©Shutterstock

Merdeka.com - Mungkin Anda sudah pernah mendengar tentang manfaat cuka apel untuk penyembuhan jerawat. Pasalnya olahan sari apel yang sudah difermentasi ini bisa membantu mengembalikan keseimbangan pH kulit. Dengan begitu kulit tidak akan bermasalah dengan jerawat. Tetapi sudah pernahkah Anda mendengar tentang khasiat cuka apel untuk mengatasi ketombe?

Belakangan pengobatan ketombe dengan larutan cuka apel tengah viral di antara beauty vlogger dan pengguna Instagram. Aplikasinya pun cukup mudah. Tinggal larutkan cuka apel dengan air, kemudian gunakan untuk memijat kulit kepala sebelum dibilas.

Pertanyaannya, benarkah cuka apel bisa digunakan untuk membasmi ketombe? Berikut ini penjelasan dari beberapa ahli dermatologi yang dilansir oleh Refinery29.

ilustrasi ketombe ©2016 Merdeka.com


Menurut Neil Sadick, MD, dari Sadick Dermatology di New York City, "Cuka apel memiliki beberapa sifat yang bermanfaat. Dia bersifat antibakteri, antiinflamasi, antioksidan, dan juga asam." Dr. Sadick menjelaskan bahwa keasaman cuka apel dapat membantu menyesuaikan pH alami kulit kepala ke tingkat optimalnya dan memungkinkan pengelupasan lembut kulit mati dan kotoran.

Walaupun begitu, penggunaan cuka apel pada kulit kepala harus dilakukan dengan hati-hati. Menurut Yolanda Lenzy, MD, dari Lenzy Dermatology di Massachusetts, "Saya selalu menekankan perbedaan antara menggunakan sesuatu pada rambut Anda dibandingkan menggunakannya di seluruh kulit kepala Anda," katanya. "Cuka apel tidak berbahaya, tetapi bersifat asam dan dapat mengeringkan rambut [jika dipakai berlebihan] yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan."

Ilustrasi cuka apel Shutterstock/mama_mia


Ahli dermatologi Ted Lain, MD, dari Sanova Dermatology di Texas, mengatakan jika cuka apel memang bisa menyeimbangkan tingkat pH kulit yang terlalu tinggi. Walaupun begitu, bahan ini juga bisa menyebabkan iritasi jika digunakan berlebihan. "Karena cuka apel begitu asam, aplikasi langsung tanpa campuran ke kulit kepala juga dapat menyebabkan luka bakar ringan," katanya.

Dr. Lain mengatakan bahwa kunci untuk menghindari luka bakar dan iritasi adalah dengan mencairkan 2-4 sendok makan cuka apel dalam 250 ml air.

"Saya sarankan untuk membiarkannya selama sekitar 30 detik dan lalu bilas dengan saksama," katanya.

Dr. Sadick juga merekomendasikan untuk melakukan test patch terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Anda memiliki reaksi alergi atau hipersensitivitas terhadap bahan alami yang satu ini. [tsr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini