Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Tips mengisi formulir evaluasi kinerja

6 Tips mengisi formulir evaluasi kinerja Ilustrasi evaluasi kinerja. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/Keepsmiling4u

Merdeka.com - Saat ini laporan evaluasi kinerja karyawan merupakan hal yang biasa ditemui dalam

perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Bentuknya bermacam-macam, tetapi intinya adalah menilai kinerja karyawan untuk menentukan perkembangan kinerjanya. Kadang-kadang karyawan disodori formulir yang berisi serangkaian daftar pertanyaan mengenai kinerja pribadinya. Dia diminta untuk menjabarkan pencapaiannya dalam periode tertentu. Mungkin ada beberapa karyawan yang tidak nyaman mengisi formulir semacam ini. Padahal formulir evaluasi bisa dijadikan sarana untuk mempromosikan prestasi karyawan kepada atasan. Berikut ini tips mengisi formulir evaluasi kinerja  seperti yang dilaporkan LiveStrong.

1. Cermati isi formulir terlebih dahulu

Baca terlebih dahulu formulir evaluasi kinerja dan cermati dengan seksama. Jangan

terburu-buru mengisinya. Jika diperlukan, buatlah salinannya. Catatlah poin-poin informasi

yang disebutkan dalam lembar formulir tersebut. Biasanya Anda akan diminta menjelaskan

pendapat Anda tentang kinerja manajemen, klien yang Anda tangani, kemampuan Anda, dan yang paling penting adalah kualitas kinerja Anda.

2. Klasifikasikan jawaban

Dari semua poin yang harus Anda jawab dalam lembar tersebut, golongkanlah masing-masing ke dalam beberapa kategori seperti pencapaian, tujuan, tugas yang sudah diselesaikan, tantangan, pelatihan yang didapat, peningkatan karir, peningkatan tugas, dan tingkat kepuasan secara keseluruhan. Ini akan memudahkan Anda untuk menjaga konsistensi dan fokus jawaban.

3. Kerjakan yang paling mudah

Sama seperti prinsip semua pekerjaan, kerjakan yang  paling mudah lebih dahulu. Isilah poin-poin pertanyaan yang bisa Anda jawab dengan mudah dahulu. Isilah dengan akurat, tetapi usahakan agar Anda tidak menjawab dengan bertele-tele.

4. Jawab pertanyaan-pertanyaan subjektif dengan spesifik

Setelah itu Anda bisa beralih ke poin-poin pertanyaan yang bersifat subjektif seperti kemampuan dalam menangani pelanggan, pencapaian utama, gol tahun depan, dan bagian paling sulit dalam pekerjaan Anda. Gunakan daftar kategori yang sudah Anda buat untuk menjawabnya. Jawablah dengan spesifik karena poin-poin tersebut bisa sekaligus menjadi sarana bagi Anda untuk menunjukkan prestasi dan kelebihan kepada atasan serta manajemen.

5. Menilai kinerja

Nilai kinerja Anda dengan sistem rating yang biasanya sudah disediakan di lembar formulir. Rating yang berbentuk peringkat angkat (1 sampai 5 atau 1 sampai 10) memang kurang fleksibel untuk menilai performa. Tetapi biasanya disediakan pula kolom komentar untuk memberikan penjelasan. Di sini Anda bisa menjelaskan dasar penilaian Anda. Gunakan kata-kata yang positif untuk mendeskripsikan kinerja Anda. Jangan menilai diri sendiri terlalu rendah. Jika Anda memberi nilai yang tinggi, pastikan untuk memberikan alasan yang meyakinkan namun tetap jujur. Dan jangan lupa untuk menjawab dengan bahasa yang profesional. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menjelaskan kinerja Anda dengan fakta-fakta statistik.

6. Buat ringkasan kinerja

Pada bagian terakhir tuliskan paragraf singkat yang menjelaskan ringkasan dari keseluruhan kinerja Anda. Jika tidak disediakan lembaran untuk itu, Anda bia menuliskannya di kertas lain dan mencantumkannya di formulir. Tambahkan penilaian mengenai hubungan Anda dengan karyawan lain atau pelanggan perusahaan. Jika Anda ingin mendapatkan pelatihan tertentu yang penting untuk kinerja Anda di masa depan, cantumkan pula di ringkasan. Jangan lupa untuk menuliskan gagasan-gagasan Anda sehubungan dengan kinerja di masa yang akan datang. Jika Anda tidak puas dengan kinerja manajemen, tuliskan pula dalam ringkasan Anda.

Itulah enam tips untuk mengisi lembar formulir penilaian kinerja. Selamat mengisi. (mdk/tsr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP