Warga Haiti Demo Desak Presiden Mundur, Empat Orang Tewas

Senin, 11 Februari 2019 16:38 Reporter : Hari Ariyanti
Warga Haiti Demo Desak Presiden Mundur, Empat Orang Tewas Demo Haiti. ©REUTERS/Jeanty Junior Augustin

Merdeka.com - Ribuan demonstran pendukung oposisi turun ke jalan di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, mendesak Presiden Jovenel Moise mengundurkan diri. Moise dianggap bertanggung jawab atas krisis ekonomi yang melanda negara tersebut.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (11/2), diperkirakan akan lebih banyak demonstrasi dalam beberapa hari mendatang. Kebuntuan disebut telah menjerumuskan bangsa termiskin Amerika Latin itu ke dalam kekacauan politik.

Sementara itu, kerusuhan dilaporkan terjadi dalam demonstrasi tersebut dan menyebabkan empat orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam aksi protes yang terjadi dalam empat hari terakhir. Dilansir dari BBC, demonstrasi tak hanya berlangsung di Port-au-Prince, tapi juga di beberapa kota lainnya.

Warga Haiti menuding Moise dan para pejabatnya melakukan korupsi. Ribuan orang turun ke jalan dalam sepekan terakhir. Kerusuhan telah memaksa kepala daerah di beberapa kota membatalkan perayaan karnaval yang dijadwalkan pada awal Maret.

Presiden Moise yang mulai berkuasa sejak 2017 menyerukan pembicaraan dengan oposisi, namun sejauh ini tak berhasil. Kelompok oposisi menyerukan protes setelah laporan pengadilan yang menyatakan bahwa para pejabat dan mantan menteri telah menyalahgunakan pinjaman pembangunan dari Venezuela ke Haiti setelah tahun 2008.

Laporan itu juga menyatakan Presiden Moise terlibat dalam dugaan penyimpangan tersebut. Haiti adalah negara termiskin di Karibia dan 60 persen penduduknya hidup dengan biaya kurang dari USD 2 sehari. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Haiti
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini