Turis Asal Israel Diperkosa Massal Tiga Pria di India Saat Sedang Mengamati Bintang

Tak hanya perempuan asal Israel, seorang perempuan India juga menjadi korban pemerkosaan massal.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Turis Asal Israel Diperkosa Massal Tiga Pria di India Saat Sedang Mengamati Bintang
Turis Asal Israel Diperkosa Massal Tiga Pria di India Saat Sedang Mengamati Bintang (Merdeka.com)

Seorang turis asal Israel dan pemilik homestay lokal menjadi korban pemerkosaan massal tiga pria di Karnataka, India, pada Kamis (6/3). Kejadian ini berlangsung saat kedua perempuan tersebut sedang menikmati keindahan malam dengan mengamati bintang di dekat kanal di Koppal, sekitar 350 km dari Bengaluru. Demikian disampaikan kepolisian setempat pada Sabtu.

Kepala polisi Ram Arasiddi menyampaikan kepada Reuters, dua korban pemerkosaan massal tersebut sedang mengamati bintang bersama seorang pria India dan dua turis pria lainnya di kota Hampi ketika mereka diserang tiga pria.

Tiga pria yang mengendarai sepeda motor mendekati para korban dan memalak mereka. Ketika terjadi perselisihan, ketiga pelaku mendorong para pria yang bersama perempuan tersebut ke kanal terdekat sebelum memperkosa dua perempuan tersebut, seperti dikutip dari laman TRT World, Senin (10/3).

Tragisnya, salah satu dari dua pria India yang didorong ke dalam kanal tersebut tewas akibat tenggelam, sementara pria Amerika dan satu pria India lainnya berhasil melarikan diri dan selamat dari insiden tersebut.

Polisi menangkap dua tersangka yang diidentifikasi sebagai Mallesh alias Handi Malla (22) dan Chetan Sai Sillekyatar (21), pada Sabtu (8/3). Kedua tersangka kini tengah diinvestigasi atas sejumlah tuduhan serius, termasuk percobaan pembunuhan, perkosaan massal, dan perampokan. Pihak kepolisian juga masih melakukan pencarian terhadap tersangka ketiga yang terlibat dalam insiden ini.

Insiden ini juga terjadi bertepatan dengan perayaan Hari Perempuan Internasional, yang semakin mempertegas keprihatinan mengenai perlindungan perempuan di India. Kejadian tragis ini menyoroti masalah yang lebih besar terkait kekerasan terhadap perempuan di India. Menurut laporan resmi, angka perkosaan di negara ini sangat tinggi, dengan 31.516 kasus tercatat pada tahun 2022, meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi, mengingat stigma yang melekat pada kekerasan seksual dan kurangnya kepercayaan korban terhadap pihak kepolisian. Data ini menunjukkan banyak kasus kekerasan seksual tidak dilaporkan, dan korban sering kali merasa tertekan untuk tidak melaporkan kejadian yang mereka alami.

Rekomendasi