Hot Issue

Rentetan Kasus Penembakan Massal Paling Mematikan di AS

Selasa, 17 Mei 2022 07:27 Reporter : Hari Ariyanti
Rentetan Kasus Penembakan Massal Paling Mematikan di AS Pelaku penembakan di gereja Charleston. ©REUTERS

Merdeka.com - Seorang remaja kulit putih mengeluarkan tembakan di sebuah supermarket di lingkungan komunitas kulit hitam di Buffalo, New York, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (14/5). Aksi ini menewaskan 10 orang.

Pihak berwenang menyebut tindakan remaja laki-laki ini bermotif kebencian rasial. Remaja tersebut berkendara sekitar 320 kilometer dari rumahnya di luar kota Binghamton menuju Tops Friendly Market.

Insiden penembakan massal sering terjadi di AS. Salah satunya dinilai karena longgarnya undang-undang keamanan senjata. Sehari setelah insiden Buffalo, penembakan kembali terjadi di sebuah gereja di California pada Minggu (15/5), menewaskan satu orang dan melukai lima orang.

Penembakan di Buffalo merupakan penembakan massal terparah di AS tahun ini dan insiden kedua di negara bagian New York. Berikut rentetan penembakan massal paling mematikan di AS, dikutip dari Reuters:

- New York City, 12 April 2022

Sebanyak 23 orang terluka setelah seorang pria 62 tahun mengaktifkan bom molotov dan mengeluarkan tembakan di sebuah subway atau kereta bawah tanah. Sehari setelahnya, pria tersebut ditangkap.

- Michigan, 30 November 2021

Empat siswa tewas dan tujuh lainnya terluka setelah seorang remaja mengeluarkan tembakan di sebuah sekolah di Oxford, Michigan. Ini penembakan sekolah paling mematikan di AS tahun lalu.

- Indianapolis, 14 April 2021

Mantan pegawai FedEx yang sedang dalam perawatan kejiwaan menembak delapan orang hingga tewas dan melukai beberapa lainnya di kantor perusahaan pengiriman tersebut sebelum bunuh diri.

- California, 31 Maret 2021

Empat orang tewas, salah satunya anak-anak, dalam insiden penembakan di sebuah gedung perkantoran di Los Angeles. Pelaku langsung ditangkap sesaat setelah kejadian.

- Colorado, 22 Maret 2021

Penembakan massal terjadi di sebuah supermarket di Boulder, Colorado, menyebabkan 10 orang tewas, termasuk satu anggota polisi.

- Atlanta, 16 Maret 2021

Delapan orang, termasuk enam perempuan keturunan Asia ditembak mati di sebuah spa. Pelaku yang seorang pria ditangkap.

- Milwaukee, 26 Februari 2020

Seorang pria bersenjata mengeluarkan tembakan di pabrik bir Molson Coors Beverage Co, menewaskan lima pekerja sebelum pelaku bunuh diri.

- Illinois, 15 Februari 2019

Seorang pria melepaskan tembakan setelah dipecah, menewaskan lima pekeja. Pelaku lalu ditembak polisi sampai tewas.

- El Paso, 3 Agustus 2019

Seorang pria menembak mati 22 orang di toko Walmart, El Paso, Texas. Sebuah catatan yang diyakini ditulis pelaku menyatakan serangan itu sebagai abalsan atas invasi orang-orang Hispanik di Texas. Pihak berwenang menangkap pelaku.

- Dayton, 4 Agustus 2019

Pria bersenjata memakai rompi anti peluru mengeluarkan tembakan di Dayton, Ohio, menewaskan sembilan orang termasuk kakak perempuan pelaku. Polisi lalu menembak pelaku hingga tewas.

- Pantai Virginia, 31 Mei 2019

Seorang pegawai utilitas publik yang tidak puas menembak rekan kerjanya di gedung wali kota di Virginia, menewaskan 12 orang sebelum dia ditembak mati oleh polisi.

2 dari 3 halaman

2015-2018

rentetan kasus penembakan massal paling mematikan di as

- Thousand Oaks, 7 November 2018

Pensiunan marinir membunuh 12 orang di sebuah bar di Thousand Oaks, California sebelum bunuh diri.

- Tree of Life, 27 Oktober 2018

Seorang pria bersenjata merangsek masuk ke sinagog Tree of Life dekat Pittsurgh dan menembak jemaah yang sedang melakukan ibadah Sabbath, menewaskan 11 orang.

- Santa Fe, Texas, 18 Mei 2018

Pelajar 17 tahun melepaskan tembakan di sekolahnya di luar kota Houston, menewaskan sembilan pelajar dan seorang guru. Pelaku lalu menyerahkan diri ke polisi.

- Parkland, 14 Februari 2018

Mantan pelajar di SMA Marjory Stonemam Douglas, Parkland, Flordia, menembak 17 pelajar dan guru.

- Sutherland Springs, 5 November 2017

Seorang pria yang dipecat dari Angkatan Udara AS karena memukul istri dan anaknya menembak mati 26 orang di sebuah gereja pinggiran kota Texas di mana mertuanya beribadah. Pria tersebut lalu bunuh diri.

- Las Vegas, 1 Oktober 2017

Seorang pria melepaskan tembakan di sebuah festival musik country. Pria ini menembak dari kamar hotel lantai 32, menewaskan 58 orang sebelum akhirnya ia bunuh diri.

- Orlando, 12 Juni 2016

Seorang pria bersenjata membunuh 49 orang di klub malam gay, Pulse, sebelum ditembak mati polisi.

- San Bernardino, 1 Oktober 2015

Seorang pria melepaskan tembakan di sebuah kampus, menewaskan sembilan orang sebelum ditembak mati polisi.

- Charleston, 17 Juni 2015

Seorang pengikut supremasi kulit putih membunuh sembilan orang jemaah gereja kulit hitam di Charleston, South Carolina. Pelaku lalu dihukum mati.

3 dari 3 halaman

2009-2013

rentetan kasus penembakan massal paling mematikan di as

- Washington, DC, 16 September 2013

Mantan tentara cadangan Angkatan Laut yang bekerja sebagai kontraktor pemerintah membunuh 12 orang di Washington Navy Yard. Dia ditembak mati oleh polisi.

- Newtown, 14 Desember 2012

Pria bersenjata berat membunuh 26 orang, termasuk 20 anak-anak berusia lima sampai 10 tahun di Sekolah Dasar Sandy Hook, Connecticut.

- Aurora, 20 Juli 2012

Pria bersenjata yang memakai masker membunuh 12 orang di sebuah bioskop di Aurora, Colorado. Pelaku dijatuhi beberapa kali hukuman seumur hidup

- Fort Hood, 5 November 2009

Seorang mayor angkatan darat dan psikiater melepaskan tembakan di pangkalan Angkatan Darat AS di Texas, menewaskan 13 orang.

[pan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini