FOTO: Kondisi Pasien-Pasien Telantar di India Akibat Jutaan Tenaga Kesehatan Mogok Kerja Massal

Aksi protes kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis seorang dokter di rumah sakit milik pemerintah India mengalami peningkatan di seluruh negeri.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Kondisi Pasien-Pasien Telantar di India Akibat Jutaan Tenaga Kesehatan Mogok Kerja Massal
FOTO: Kondisi Pasien-Pasien Telantar di India Akibat Jutaan Tenaga Kesehatan Mogok Kerja Massal (Merdeka.com)

Aksi mogok besar-besar para tenaga kesehatan yang terjadi di India telah menimbulkan dampak merugikan bagi para pasien. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka banyak terlantar karena  layanan Kesehatan di rumah-rumah sakit maupun klinik di India lumpuh akibat tidak ada petugas medis. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kondisi ini juga telah mengakibatkan pusat dan cabang layanan kesehatan di seluruh negeri India mengalami kesulitan melayani pasien. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kondisi ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah pasien yang terlantar akibat aksi mogok tersebut. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seperti di stasiun kereta bawah tanah ini mengalami lonjakan jumlah pasien yang mengantre untuk bertemu dokter di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), di New Delhi pada 20 Agustus 2024. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka berada di sana untuk menunggu dokter yang pada saat itu sedang melakukan aksi mogok kerja massal. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi mogok massal yang dilakukan para tenaga kesehatan dan dokter itu dipicu dari kematian seorang dokter magang di sebuah Rumah Sakit milik pemerintah di kota timur Kolkata pada (9/8/2024) lalu. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi ini sebagai bentuk protes atas insiden tragis tersebut.

Mereka menunjukkan solidaritas dan rasa duka cita atas kejadian tragis yang menimpa dokter berusia 31 tahun tersebut  di rumah sakit milik pemerintah di kota bagian timur Kolkata. Foto: AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Untuk diketahui, aksi protes kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis seorang dokter di rumah sakit pemerintah India ini mengalami peningkatan di seluruh negeri. Peningkatan ini terjadi sejak jasad dokter perempuan berusia 31 tahun itu ditemukan dalam keadaan berlumuran darah dan setengah telanjang di rumah sakit milik pemerintah tersebut. Foto: AFP

Rekomendasi