sebelumnya letusan kedua terjadi pada 14 Januari dan berlangsung selama dua hari, dengan aliran lava mencapai pinggiran kota Grindavik. Foto: Iceland Civil Protection / Handout via REUTERS
Letusan gunung berapi Sylingarfell yang kedua kalinya pada tahun ini terjadi pada Kamis (8/2/2024) di barat daya Islandia. Foto: Marc Gibbons via REUTERS
Letusan ini merupakan yang ketiga sejak Desember tahun lalu. Sebelumnya letusan pertama di tahun 2024 terjadi pada 14 Januari dan berlangsung selama dua hari. Aliran lavanya pun menyebar luas hingga mencapai pinggiran kota Grindavik. Foto: Iceland Civil Protection / Handout via REUTERS
Advertisement
Advertisement
Kurang lebih sebanyak 4.000 penduduk dievakuasi dan rumah-rumah terbakar. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis
Advertisement
Letusan kedua ini membuat gunung berapi Sylingarfell menyemburkan aliran lava hingga 90 meter ke udara. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis
Hal ini telah memicu peringatan darurat karena ribuan rumah kehilangan pemanas di tengah musim dingin. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis
Diketahui lebih dari 20.000 orang terdampak telah kehilangan akses terhadap air panas. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis
Advertisement
Letusan gunung ini telah memuntahkan material batuan dan aliran lava yang terang keluar dari retakan tanah di semenanjung Reykjanes. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis
Akibat letusan ini, aliran lava melintas dan bahkan sampai merusak jalan raya. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis
Badan Perlindungan Sipil meminta masyarakat di daerah yang terkena dampak untuk hanya menggunakan satu pemanas listrik kecil per rumah tangga untuk mencegah pemadaman listrik. Foto: REUTERS / Frank Nieuwenhuis