Arkeolog Temukan Kamar Mandi Alexander Agung, Berada di Dalam Istana Sangat Megah

Alexander Agung adalah raja Makedonia paling masyhur.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Temukan Kamar Mandi Alexander Agung, Berada di Dalam Istana Sangat Megah
Arkeolog Temukan Kamar Mandi Alexander Agung, Berada di Dalam Istana Sangat Megah (Merdeka.com)

Alexander Agung adalah raja Makedonia paling masyhur.

Arkeolog menyampaikan mereka telah menemukan kamar mandi milik Alexander Agung, raja Makedonia termasyhur. Kamar mandi ini berada di dalam istana mewah, Istana Aigai di Yunani utara.


Penemuan ini terungkap dalam episode terakhir serial Bettany Hughes Treasures of the World di Channel 4 dan akan ditayangkan pada 11 Mei.

“Ada saluran pembuangan besar yang memotong batu dan kamar mandi umum. Di sinilah Alexander Agung mandi bersama teman-temannya – Hephaestion favoritnya yang terkenal dan semua pemuda yang kemudian melakukan perjalanan bersamanya dalam kampanye dan setelah kematiannya bertengkar mengenai kerajaannya,” jelas Hughes, dikutip dari Greek Reporter, Kamis (9/5).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hughes menambahkan, teman-teman Alexander Agung ini sangat aktif berolah raga di pusat kebugaran atau gym, berkelahi dan bergulat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Mereka dilatih untuk berburu. Bayangkan pemandian umum di akhir pertandingan sepak bola,” ujarnya.

Dok. Istimewa
© Greek Reporter

Istana Aigai berada di pusat upacara kerajaan Makedonia kuno.

Istana ini tiga kali lebih luas dari Parthenon, dengan luas sekitar 15.000 meter persegi, dengan tembok kota berpagar, halaman, kuil, tempat suci, teater, palaestra – atau sekolah tinju – dan makam.


Kamar tidurnya belum teridentifikasi tetapi seluruh penjuru istana masih lengkap.

Dok. Istimewa
© Sandstone Global Productions/Channel 4

“Jadi, saya belum masuk ke kamar Alexander, tapi saya sudah masuk ke kamar mandinya," cetus Hughes.

Yunani membuka Istana Aigai pada Januari lalu setelah proyek restorasi yang berlangsung bertahun-tahun. Di istana inilah Alexander Agung dinobatkan sebagai raja. Istana ini dibangun saat Philip II (359-336 SM) berkuasa.

Rekomendasi