FOTO: Panas Ekstrem 43 Derajat 'Panggang' Kamboja, Murid-Murid ke Sekolah Bawa Kipas Angin

Gelombang panas yang membuat suhu melonjak ekstrem tengah 'memanggang' Kamboja.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Panas Ekstrem 43 Derajat 'Panggang' Kamboja, Murid-Murid ke Sekolah Bawa Kipas Angin
FOTO: Panas Ekstrem 43 Derajat 'Panggang' Kamboja, Murid-Murid ke Sekolah Bawa Kipas Angin (Merdeka.com)

Seorang murid menggunakan kipas angin untuk menyegarkan diri selama kebiatan belajar di sebuah sekolah di Phnom Penh, Kamboja, pada Kamis (2/5/2024). Gelombang panas yang membuat suhu naik ekstrem tengah 'memanggang' Kamboja. REUTERS/Cha Tha Lach

Seorang murid menggunakan kipas angin untuk menyegarkan diri selama kebiatan belajar di sebuah sekolah di Phnom Penh, Kamboja, pada Kamis (2/5/2024). Gelombang panas yang membuat suhu naik ekstrem tengah 'memanggang' Kamboja. REUTERS/Cha Tha Lach
Dok. Istimewa

Di Phnom Penh, suhu bisa melampaui 43 derajat akibat terjangan gelombang panas ini. Banyak orang memilih untuk membatasi aktivitasnya di luar ruangan. REUTERS/Cha Tha Lach

Di Phnom Penh, suhu bisa melampaui 43 derajat akibat terjangan gelombang panas ini. Banyak orang memilih untuk membatasi aktivitasnya di luar ruangan. REUTERS/Cha Tha Lach
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara, murid-murid yang harus tetap bersekolah terpaksa membawa kipas angin portabel ke ruang kelas mereka. Kipas angin ini menjadi andalan agar mereka bisa tetap nyaman dan fokus saat belajar di tengah terpaan suhu ekstrem. REUTERS/Cha Tha Lach

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lim Sokha mencatat materi pelajaran di depan kipas angin selama kebiatan belajar di sebuah sekolah di Phnom Penh, Kamboja, pada Kamis (2/5/2024). REUTERS/Cha Tha Lach

Senasib dengan Kamboja, Thailand dan Filipina juga menghadapi hantaman gelombang panas. REUTERS/Lisa Marie David

Senasib dengan Kamboja, Thailand dan Filipina juga menghadapi hantaman gelombang panas. REUTERS/Lisa Marie David
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Filipina bahkan menutup sekolah-sekolah akibat suhu panas yang menyengat. Murid-murid pun kini belajar secara daring atau online. REUTERS/Eloisa Lopez

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Negara tersebut juga memperingatkan akan adanya kelebihan beban pada jaringan listriknya. Suhu panas membuat konsumsi daya listrik meningkat pesat karena tingginya penggunaan AC dan kipas angin. REUTERS/Eloisa Lopez

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di Thailand, suhu diperkirakan akan melampaui 40 derajat di Bangkok dan wilayah tengah dan utara negara tersebut. Demikian dilaporkan Reuters, pada Senin (29/4) lalu. REUTERS/Lisa Marie David

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Reuters, data Kementerian Kesehatan Thailand melaporkan sebanyak 30 orang meninggal akibat serangan panas  dalam sebulan terakhir. REUTERS/Lisa Marie David

Rekomendasi