Lukisan-lukisan gua yang berusia sekitar 8.000 tahun ditemukan di Gua İnkaya, Provinsi Marmara, Balıkesir, Turki. Lukisan purba ini ditemukan selama penelitian lapangan yang dilakukan oleh Prof. Dr. Derya Yalçıklı dari Universitas Çanakkale pada tahun 2015. Temuan ini disebut sebagai salah satu penemuan arkeologi paling signifikan di Anatolia dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber: Arkeonews
Selama penelitian yang sama, gua lain yang terletak 5 kilometer dari Gua İnkaya juga ditemukan. Penemuan kedua gua ini juga dianggap sebagai penemuan arkeologi paling penting di Anatolia.
Advertisement
Foto: Gua Inkaya (Dr. Derya Yalçıklı)
Advertisement
Kehamilan
Gua İnkaya dan Gua Baltalıin, yang terletak di lingkungan Delice di distrik Dursunbey, Provinsi Balıkesir, berisi lukisan-lukisan yang memberikan wawasan tentang kehidupan di Zaman Neolitikum. Salah satu penemuan menarik adalah lukisan yang menggambarkan proses kehamilan, mulai dari konsepsi hingga kelahiran, dengan tingkat detail yang mengagumkan.
Ketika penelitian membedah kedua gua ini secara terpisah, terungkap bahwa keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Salah satu gua menggambarkan adegan berburu, sementara yang lain memiliki lukisan-lukisan yang berkaitan dengan keyakinan dan kepercayaan. Lukisan-lukisan ini berasal dari periode Neolitikum Akhir.
Foto: Dr. Derya Yalçıklı
Derya Yalçıklı, yang memimpin penemuan dan penelitian ini, mengatakan bahwa sistem sosial dan kepercayaan masyarakat di Anatolia Barat selama periode Neolitikum dan Khalkolithikum merupakan pertanyaan penting dalam arkeologi Anatolia. Derya berharap penelitian terhadap lukisan-lukisan gua ini dapat memberikan jawaban penting terkait pertanyaan ini.
Advertisement
Sumber: Arkeonews
Advertisement
Rusak Parah
Sayangnya, Gua İnkaya mengalami kerusakan parah pada lantai dan dinding utara akibat tindakan pemburu harta karun masa lalu yang menggunakan dinamit. Meskipun begitu, gua ini masih memberikan informasi berharga tentang masa Neolitikum.
Gua İnkaya terletak sekitar 2,5 kilometer sebelah barat laut dari lingkungan Delice. Gua ini memiliki karakteristik karstik dengan galeri yang memiliki dimensi 4,5 meter dalam, 8 meter lebar, dan 4,4 meter tinggi. Di dinding gua terdapat dua mural yang terletak di tepi luar utara dan tenggara pintu masuk gua. Mural tersebut menggambarkan berbagai adegan, termasuk seorang wanita hamil, janin yang berkembang dalam rahim, serta perayaan kelahiran.
Selain itu, terdapat gambaran seorang dukun yang membantu roh manusia menuju alam akhirat pada saat kematian, serta gambaran seorang manusia mati yang ditawarkan kepada burung pemakan bangkai. Lukisan-lukisan di gua ini secara jelas menggambarkan tema kehidupan dan kematian.
Foto: Dr. Derya Yalçıklı
Advertisement
Lukisan-lukisan gua ini mencerminkan pemahaman yang luar biasa tentang fenomena kelahiran pada Zaman Prasejarah dan memperkaya pemahaman kita tentang kehidupan masyarakat Neolitikum di Anatolia. Keberhasilan penggunaan gaya "X-ray" dalam penciptaan lukisan ini juga mengisi celah dalam sejarah seni rupa dan patung Anatolia.
Sumber: Arkeonews
Temuan ini memberikan pandangan langka ke dalam kehidupan dan keyakinan manusia zaman kuno, menjadikannya salah satu penemuan arkeologi yang paling menarik dan penting di wilayah Anatolia.
Foto: Dr. Derya Yalçıklı
Advertisement