FOTO: Momen Dramatis Tim Penyelamat Temukan Seekor Keledai Masih Hidup Terkubur Reruntuhan Gempa Maroko Saat Mencari Korban

Penyelamatan berlangsung dengan menggunakan bantuan alat berat ekskavator.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Momen Dramatis Tim Penyelamat Temukan Seekor Keledai Masih Hidup Terkubur Reruntuhan Gempa Maroko Saat Mencari Korban
FOTO: Momen Dramatis Tim Penyelamat Temukan Seekor Keledai Masih Hidup Terkubur Reruntuhan Gempa Maroko Saat Mencari Korban (Merdeka.com)

Momen penyelamatan berlangsung menegangkan dengan dibantu alat berat ekskavator dan beberapa tim penyelamat.

Pencarian korban gempa bumi di Maroko hingga kini masih berlangsung mengingat jumlah korban yang masih terus bertambah.

Namun di tengah pencarian korban, petugas menemukan sesuatu yang tak terduga dan mengejutkan.

Pencarian korban gempa bumi di Maroko hingga kini masih berlangsung mengingat jumlah korban yang masih terus bertambah.<br><br>Namun di tengah pencarian korban, petugas menemukan sesuatu yang tak terduga dan mengejutkan.
Dok. Istimewa

Saat melakukan penggalian reruntuhan bangunan pasca gempa bumi mengguncang Maroko, petugas menemukan seekor keledai dalam keadaan masih hidup.

Saat melakukan penggalian reruntuhan bangunan pasca gempa bumi mengguncang Maroko, petugas menemukan seekor keledai dalam keadaan masih hidup.
Dok. Istimewa

Saat mau diselamatkan  hewan ternak tersebut tampak diam.

Sementara alat berat terus beroperasi melakukan penggalian puing bangunan untuk proses penyelamatannya dan pencarian warga yang masih terjebak.

Saat mau diselamatkan  hewan ternak tersebut tampak diam.<br><br>Sementara alat berat terus beroperasi melakukan penggalian puing bangunan untuk proses penyelamatannya dan pencarian warga yang masih terjebak.
Dok. Istimewa

Proses penyelamatan dilakukan menggunakan alat berat ekskavator.

Proses penyelamatan dilakukan menggunakan alat berat ekskavator.
Dok. Istimewa

Dengan penggalian yang cermat dilakukan secara perlahan, akhirnya proses penyelamatan keledai berlangsung sukses.

Kondisi hewan itu tampak sehat dan masih bisa berdiri.

Dengan penggalian yang cermat dilakukan secara perlahan, akhirnya proses penyelamatan keledai berlangsung sukses.<br><br>Kondisi hewan itu tampak sehat dan masih bisa berdiri.
Dok. Istimewa

Sementara itu petugas gabungan masih melakukan pencarian warga yang masih terjebak di dalam reruntuhan gempa.

Sementara itu petugas gabungan masih melakukan pencarian warga yang masih terjebak di dalam reruntuhan gempa.
Dok. Istimewa

Orang-orang pun masih mencari kerabat dan berharap adanya mukzizat anggota keluarga mereka bisa selamat dari reruntuhan rumah dan banguan. 

Orang-orang pun masih mencari kerabat dan berharap adanya mukzizat anggota keluarga mereka bisa selamat dari reruntuhan rumah dan banguan. <br>
Dok. Istimewa

Sejumlah tempat ibadah dilaporkan ambruk dan kota bersejarah Marrakesh juga mengalami kerusakan parah.

Sejumlah tempat ibadah dilaporkan ambruk dan kota bersejarah Marrakesh juga mengalami kerusakan parah.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gempa ini adalah yang terparah selama lebih dari 60 tahun terakhir. Kementerian Dalam Negeri mengatakan 2.012 orang tewas dan 2.059 lainnya luka termasuk 1.404 dalam kondisi kritis.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan gempa Jumat malam itu berkekuatan 6.8 magnitudo dengan pusat gempat berada di 72 kilometer sebelah barat daya Marrakesh.

Di luar sebuah rumah sakit ada sekitar 10 mayat ditutup kain dan selimut.

Di luar sebuah rumah sakit ada sekitar 10 mayat ditutup kain dan selimut.
Dok. Istimewa

Dan tak jauh dari situ keluarga korban menangisi orang-orang kesayangan mereka yang sudah tiada.

Dan tak jauh dari situ keluarga korban menangisi orang-orang kesayangan mereka yang sudah tiada.
Dok. Istimewa

"Sewaktu saya merasakan bumi bergoyang di bawah kaki dan rumah mulai miring, saya bergegas membawa anak-anak keluar. Tapi tetangga saya tidak sempat."
Muhamad Azaw, warga Desa Amizmiz

&quot;Sewaktu saya merasakan bumi bergoyang di bawah kaki dan rumah mulai miring, saya bergegas membawa anak-anak keluar. Tapi tetangga saya tidak sempat.&quot;<br>Muhamad Azaw, warga Desa Amizmiz
Dok. Istimewa
Rekomendasi