Advertisement
Seorang pedagang menjajal bedug buatannya yang dijual di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Menjelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah, penjual bedug mengalami kebanjiran pesanan. Liputan6.com/Herman Zakharia
Advertisement
Seorang pedagang bedug di kawasan Tanah Abang mengungkapkan bahwa dia mendapatkan pesanan sebanyak 100 bedug. Liputan6.com/Herman Zakharia
Bedug-bedug tersebut dijual dengan harga bervariasi mulai Rp200 ribu hingga Rp500 ribu tergantung dengan besar atau kecilnya ukuran. Liputan6.com/Herman Zakharia
Bedug memang banyak diburu masyarakat untuk digunakan saat malam takbiran untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. Liputan6.com/Herman Zakharia
Pekerja membuat bedug dari drum dan kulit sapi atau kambing untuk dijual di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Liputan6.com/Herman Zakharia
Advertisement
Pekerja membuat bedug dari drum dan kulit sapi atau kambing untuk dijual di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Liputan6.com/Herman Zakharia
Pekerja membuat bedug dari drum dan kulit sapi atau kambing untuk dijual di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Liputan6.com/Herman Zakharia
Pekerja membuat bedug dari drum dan kulit sapi atau kambing untuk dijual di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Liputan6.com/Herman Zakharia
Advertisement
Pekerja menata bedug yang dijual di lapaknya di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Liputan6.com/Herman Zakharia