Mengapa Panda Gendut Meski Hanya Makan Tumbuhan?

penjelasan mengapa panda gendut meski hanya makan tumbuhan

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mengapa Panda Gendut Meski Hanya Makan Tumbuhan?
Mengapa Panda Gendut Meski Hanya Makan Tumbuhan? (Merdeka.com)

Rendah Lemak

Rendah Lemak
Dok. Istimewa

Tidak ada yang menyebut "ramping" atau "atletis" untuk menggambarkan panda raksasa China, walaupun mereka mengunyah bambu hampir sepanjang hidupnya. Walaupun hidup dengan makanan rendah lemak dan kualitas buruk, hewan ini disukai sebagian karena berat badan mereka. Yang membuat heran: mengapa panda sangat gendut meski hanya makan tumbuhan?

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut sebuah penelitian baru dalam jurnal peer-review Call Reports, jawabannya bisa jadi karena bakteri usus yang membantu panda membentuk lemak walaupun hanya memakan daun selama dua pertiga tahun. Ketika musim semi dan musim panas menjadi musim tumbuhnya anak bambu atau rebung, ilmuwan menemukan berat badan panda naik.

Menurut teori yang dikemukakan, bakteri usus bernama Clostridium butyricum membantu menaikkan berat badan panda dan menyimpan lemak, yang kemudian mendukung kesehatannya ketika musim rebung usai dan panda hanya bisa makan daun bambu.

Menurut teori yang dikemukakan, bakteri usus bernama Clostridium butyricum membantu menaikkan berat badan panda dan menyimpan lemak, yang kemudian mendukung kesehatannya ketika musim rebung usai dan panda hanya bisa makan daun bambu.
Dok. Istimewa

Persilangan

Persilangan
Dok. Istimewa

Bakteri Clostridium butyricum adalah jenis bakteri usus yang juga ada dalam tubuh manusia, dan digunakan untuk pengobatan klinis untuk sindrom radang usus dan diare parah. Pada panda, ilmuwan meyakini bakteri usus tersebut berkontribusi pada "persilangan" di dalam metabolisme mereka yang membantu mereka memanfaatkan rebung untuk menambah berat badan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para peneliti menemukan, panda liar di Pegunungan Qingling di China tengah memiliki jumlah Clostridium butyricum yang tinggi. Tim lalu harus menguji apakah ini memiliki dampak terhadap metabolisme mereka.

Percobaan Lab

Percobaan Lab
Dok. Istimewa

Untuk menguji hipotesis itu, para ilmuwan melakukan transplantasi tinja dengan feses atau kotoran panda Gunung Qingling dan tikus percobaan laboratorium yang diumpan dengan makanan yang sama seperti panda. Mereka menemukan tikus yang memakan pucuk bambu atau rebung lebih gendut daripada tikus lainnya yang hanya memakan daunnya.

Migrasi dan Kawin

Migrasi dan Kawin
Dok. Istimewa

Musim rebung juga bertepatan dengan periode krusial siklus kehidupan panda, seperti migrasi dan kawin, sehingga penting mereka sehat selama bulan-bulan yang lebih hangat di China.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Fluktuasi musiman bakteri usus adalah hal umum pada hewan liar, karena makanan mereka mungkin hanya tersedia selama musim tertentu. Bakteri usus membantu hewan liar melindungi diri dari faktor-faktor lingkungan.

Dalam kasus panda ini, bakteri usus membantu menambah berat badan mereka menjelang masa-masa sulit dalam setahun.

Dalam kasus panda ini, bakteri usus membantu menambah berat badan mereka menjelang masa-masa sulit dalam setahun.
Dok. Istimewa
Rekomendasi