Setidaknya 36 orang, termasuk anak-anak, kehilangan nyawa dalam insiden desak-desakan yang terjadi saat sebuah rapat umum politik di Tamil Nadu, India selatan. Tragedi ini berlangsung pada hari Sabtu (27/9) di distrik Karur, ketika puluhan ribu orang berkumpul untuk menyaksikan kampanye politik yang dipimpin oleh aktor dan politisi terkenal, Vijay.
Menurut media lokal, acara tersebut mengalami penundaan beberapa jam, yang menyebabkan kerumunan semakin membludak. Tayangan di televisi menunjukkan suasana yang kacau, dengan banyak orang pingsan di tengah kerumunan.
Menteri negara bagian, Senthil Balaji, telah mengonfirmasi jumlah korban jiwa dan menyatakan bahwa lebih dari 50 orang lainnya menderita luka-luka, seperti yang dilaporkan oleh BBC pada hari Minggu (28/9).
Menteri Kesehatan Tamil Nadu, Ma Subramanian, menambahkan bahwa di antara korban tewas terdapat sedikitnya 16 perempuan, sembilan laki-laki, dan enam anak-anak. Kepala Menteri Tamil Nadu, MK Stalin, menyampaikan bahwa beberapa korban sempat dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan akibat desak-desakan.
Ia juga meminta agar tenaga medis dari distrik sekitar dapat membantu dalam penanganan darurat. Pemerintah negara bagian berkomitmen untuk memberikan santunan sebesar satu juta rupee (sekitar Rp185 juta) kepada keluarga para korban dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh atas tragedi yang menyedihkan ini.
Advertisement
Jerit Tangis Keluarga Korban
Suasana duka menyelimuti keluarga yang kehilangan orang tercinta. Seorang pria yang keluarganya hadir dalam acara tersebut berbagi kesedihannya kepada kantor berita ANI.
"Dua anak saudara laki-laki saya ada di sana. Anak sulung meninggal dunia, sementara yang bungsu hilang. Kakak ipar saya kini di ICU. Apa yang harus saya lakukan?" ungkapnya dengan suara lirih.
Dalam pernyataan yang disampaikan secara daring, Vijay mengungkapkan bahwa hatinya hancur mendengar kabar tersebut. Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban serta mengirimkan doa bagi mereka yang masih menjalani perawatan. "Saya merasakan sakit dan duka yang tak tertahankan dan tak terlukiskan," tulisnya.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga turut menyampaikan keprihatinan atas tragedi ini melalui X. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai "sangat disayangkan dan menyedihkan".
Tragedi yang Berulang
Kecelakaan yang disebabkan oleh kerumunan besar bukanlah hal baru di India. Tahun ini saja, beberapa insiden serupa telah terjadi, termasuk saat festival keagamaan Kumbh Mela dan di luar stadion kriket.
Tragedi yang terjadi di Tamil Nadu ini kembali menyoroti lemahnya pengelolaan kerumunan di India, yang sering kali mengakibatkan banyak korban jiwa.