Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. (AFP/ Bashar Taleb)
Warga Palestina panik berlarian setelah serangan udara Israel menghantam sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan sedikitnya 45 orang tewas akibat rentetan serangan udara dan tembakan Israel di berbagai wilayah pada hari yang sama.
Sejak melancarkan agresi militer pada Oktober 2023, Israel disebut telah menewaskan 62.004 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, serta melukai 156.230 lainnya. Selain itu, sekitar 10.000 orang masih hilang dan diduga tertimbun di bawah reruntuhan rumah mereka.
Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb
Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb
Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb
Asap mengepul menyusul serangan udara terhadap gedung enam lantai di samping kamp pengungsian darurat di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb
Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb
Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb
Warga Palestina berlari menjauh dari lokasi serangan udara Israel di sebuah gedung enam lantai di lingkungan Saftawi, sebelah barat Jabalia, di Jalur Gaza utara, Selasa (19/08/2025) waktu setempat. AFP/ Bashar Taleb