Ratusan kerangka baru-baru ini ditemukan di lokasi bekas toko serba ada Debenhams di Inggris.
Kerangka 317 orang dari kuburan abad pertengahan dan pasca abad pertengahan ditemukan oleh arkeolog dari Cotswold Archaeology di Kings Square, Gloucester. Arkeolog tersebut menemukannya saat situs itu tengah dibangun kembali menjadi Kampus Kota Universitas Gloucester. Universitas itu sebenarnya menugaskan Cotswold Archaeology untuk menggali situs tersebut karena artefak terus bermunculan di area itu.
“Setiap kali kami menggali di Gloucester, kami selalu membuat penemuan baru,” ucap Cliff Bateman, Pejabat Senior Arkeologi Cotswold.
“Itu adalah tempat yang sangat penting,” kata dia seperti dilansir Popular Mechanics, Kamis (17/4).
Advertisement
Perang Saudara
Di antara kerangka-kerangka tersebut terdapat artefak seperti pipa tembakau dan pecahan botol anggur. Sejumlah artefak dari periode Romawi juga ditemukan. Hal ini tidak mengherankan, mengingat area yang sekarang disebut sebagai King’s Square dipercaya dahulu merupakan bagian timur laut dari sebuah kota Romawi kuno.
Sejak proyek ini dimulai pada 2023, arkeolog menemukan banyak peninggalan yang berasal dari Periode Romawi, yakni tembikar, 83 makam bata, fondasi dinding rumah besar, serta struktur yang diduga merupakan jalan dari abad ke-2 Masehi.
Penemuan terbaru lainnya meliputi makam batu bata dan ruang bawah tanah di Gereja St. Aldate. Saat itu dinding dan teras luar gereja muncul ketika renovasi dimulai. Gereja ini dibangun pada 1750 untuk menggantikan gereja dengan nama yang sama.
Asal-usul gereja tersebut dapat ditelusuri kembali ke masa sebelum Penaklukan Normandia pada 1066. Gereja itu rusak parah akibat Perang Saudara Inggris sehingga akhirnya dirobohkan pada pertengahan 1700-an. Setelahnya, Gereja St. Aldate dibangun dan berdiri hingga 1960, tetapi kini telah lama dihancurkan.
Dari pemakaman yang ada di gereja tersebut, ditemukan tulang-tulang dua belas orang yang digali untuk penelitian sebelum dimakamkan kembali di kuburan asli mereka.
Bateman juga mengatakan dia yakin “akan ada bangunan Romawi di situ” di bawah pemakaman pasca abad pertengahan. Hal ini tidak mengejutkan bagi arkeolog yang pertama kali menemukan mosaic dan reruntuhan bangunan Romawi, di ruang bawah tanah Debenham yang kosong.
Advertisement
Kepala Dipenggal
Studi awal pada gigi kerangka mengungkap mereka kemungkinan mengonsumsi makanan yang tinggi gula. Selain itu, belum banyak yang diketahui tentang kerangka ini, namun dapat dipastikan sekitar setengahnya tidak dikubur di dalam ruang makam bata seperti beberapa kerangka lainnya. Kota Gloucester memang dikenal sebagai tempat di mana peninggalan masa lalu bisa ditemukan hanya setengah telapak tangan di bawah tanah.
Penggalian di bagian lain kota ini sebelumnya juga menemukan lebih banyak kerangka. Beberapa di antaranya dikuburkan telentang, dan sebagian dalam kondisi tengkurap. Ada juga yang dipenggal, lalu dikuburkan dengan kepala diletakkan di antara kaki mereka.
Reporter Magang: Devina Faliza Rey