Devarjaye Daniel, yang lebih dikenal sebagai DJ Daniel, telah menarik perhatian publik setelah diangkat secara kehormatan sebagai agen Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service) oleh Presiden Donald Trump. Pengangkatan ini terjadi pada Selasa malam, 4 Maret 2025, saat Trump memberikan pidato di hadapan Kongres. DJ Daniel, yang berusia 13 tahun, telah berjuang melawan kanker otak yang didiagnosis sejak tahun 2018 dan hanya diberi harapan hidup lima bulan.
Dalam pidatonya, Presiden Trump mengungkapkan rasa hormat dan kekagumannya terhadap semangat juang DJ Daniel. "Dia adalah inspirasi bagi kita semua. Meskipun menghadapi tantangan yang luar biasa, dia tetap berjuang dan tidak pernah menyerah," ujar Trump. Pengangkatan DJ Daniel sebagai agen kehormatan merupakan pemenuhan impiannya sejak kecil untuk menjadi petugas polisi.
Setelah pengumuman tersebut, Direktur Dinas Rahasia AS, Sean Curran, secara resmi memberikan lencana kepada DJ Daniel. Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari hadirin yang hadir. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen haru ketika DJ Daniel menerima lencana dan pelukan hangat dari Presiden Trump di Gedung Putih beberapa hari setelah pengangkatan tersebut.
Advertisement
Meskipun menderita kanker otak, DJ Daniel menunjukkan kegigihan yang luar biasa. Sejak didiagnosis, ia telah mengunjungi berbagai lembaga penegak hukum di seluruh negeri, termasuk departemen kepolisian, untuk berbagi kisahnya dan menyebarkan semangat positif. Dalam kunjungannya, ia telah menerima pengakuan kehormatan dari beberapa departemen kepolisian, yang semakin memperkuat tekadnya untuk terus berjuang.
DJ Daniel tidak hanya menjadi inspirasi bagi banyak orang, tetapi juga menunjukkan bahwa harapan dan semangat juang dapat mengatasi rintangan yang paling sulit. "Saya ingin semua orang tahu bahwa meskipun saya sakit, saya tidak akan pernah menyerah. Saya akan terus berjuang untuk impian saya," ungkap DJ Daniel dalam sebuah wawancara.
Advertisement
Pengangkatan DJ Daniel sebagai agen kehormatan Dinas Rahasia AS bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga simbol harapan bagi banyak anak yang menghadapi penyakit serius. Penghargaan ini menunjukkan bahwa meskipun seseorang berada dalam situasi sulit, mereka tetap dapat mencapai impian mereka. DJ Daniel adalah contoh nyata dari semangat juang yang tidak mengenal batas.
Selama enam tahun terakhir, DJ Daniel telah menginspirasi banyak orang dengan cerita dan perjuangannya. Banyak yang mengagumi keberaniannya untuk berbagi kisahnya dan berjuang melawan penyakit yang mengancam nyawanya. "Saya berharap kisah saya dapat menginspirasi orang lain untuk tidak menyerah pada impian mereka," kata DJ Daniel.
Advertisement
Setelah pengangkatannya, DJ Daniel mengunjungi Gedung Putih untuk bertemu langsung dengan Presiden Trump. Momen tersebut menjadi sangat emosional, terutama ketika DJ Daniel menerima lencana kehormatan dari Dinas Rahasia. "Ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya merasa sangat bangga dan terhormat," ungkapnya dengan penuh haru.
DJ Daniel dan Presiden Trump saling berpelukan, menandakan penghormatan dan dukungan yang tulus. Momen ini menjadi viral di media sosial, dengan banyak orang mengungkapkan rasa kagum mereka terhadap keberanian dan semangat DJ Daniel. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia, terutama bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.
13-year-old DJ Daniel was sworn in to the Secret Service last night at the Joint Session.
— The White House (@WhiteHouse) March 5, 2025
President Trump invited him to the Oval Office today, where Special Agent Daniel gave the President a "big hug." 🇺🇸 pic.twitter.com/IIfzYWkvaB