FOTO: Cara Unik Generasi Muda Korsel di Demo Pemakzulan Presiden, Serentak Nyalakan Light Stick K-Pop

Gelombang protes menuntut pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol buntut penetapan darurat militer turut menyita perhatian generasi muda Korsel.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Cara Unik Generasi Muda Korsel di Demo Pemakzulan Presiden, Serentak Nyalakan Light Stick K-Pop
Salah satu pengunjuk rasa melambaikan tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan penggulingan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan (© 2024 Liputan6.com)

Aksi unjuk rasa menuntut pemakzulan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol masih terus berlanjut. Gelombang protes buntut penetapan darurat militer ini bahkan turut menyita perhatian generasi muda di negara tersebut.

Seperti yang terlihat dalam demonstrasi, pada Jumat (13/12/2024), para pengunjuk rasa yang didominasi anak muda menggeruduk Gedung Majelis Nasional, Seoul. Mereka ramai-ramai menyalakan light stick yang biasa dipakai dalam konser-konser K-Pop.

Aksi unjuk rasa dengan light stick K-Pop ini menjadi cara unik generasi muda Korea Selatan dalam menyuarakan aspirasi mereka.

Sebagaimana diketahui, Presiden Yoon Suk Yeol menghadapi desakan pemakzulan setelah menetapkan darurat militer pada 3 Desember 2024. Darurat militer tersebut lantas dicabut hanya beberapa jam sejak diberlakukan.

Dikabarkan, Presiden Yoon Suk Yeol akan menghadapi pemungutan suara pemakzulan kedua di parlemen yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Sabtu (14/12). Pemungutan suara untuk memakzulkan Presiden Yoon ini diprediksi akan berlangsung sengit.

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Salah satu pengunjuk rasa melambaikan tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan penggulingan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional di Seoul pada tanggal 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Pemimpin oposisi Korea Selatan pada 13 Desember 2024 mendesak anggota parlemen dari partai yang berkuasa untuk berpihak pada rakyat dan memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol. (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Desakan pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol terkait upayanya memberlakukan situasi darurat militer. Namun upaya tersebut gagal beberapa jam setelah diumumkan. (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Kini, Presiden Yoon Suk Yeol akan menghadapi pemungutan suara pemakzulan kedua di parlemen yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Sabtu (14/12/2024). (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Upaya pemakzulan ini menjadi yang kedua setelah upaya pemungutan suara pertama yang dilaksanakan pada pekan lalu gagal memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol. (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Diperkirakan pemungutan suara parlemen kedua yang tampaknya akan berlangsung sengit. (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Cahaya Light Stick K-Pop Warnai Desakan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, pada Kamis (11/12/2024), mengeluarkan kecaman kepada lawan-lawan politiknya sebagai kekuatan anti-negara. (Jung Yeon-je/AFP) © 2024 Liputan6.com

Pengunjuk rasa mengangkat tongkat cahaya (light stick) saat mereka mengambil bagian dalam protes yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di sebuah jalan dekat Majelis Nasional, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)

Rekomendasi