Dua gempa berkekuatan 6,4 dan 5,8 magnitudo kembali mengguncang Turki pada Senin (20/2), menewaskan sedikitnya tiga orang.
Gempa tersebut mengguncang wilayah tenggara negara tersebut, dekat perbatasan dengan Suriah, di mana gempa besar 7,8 magnitudo terjadi pada 6 Februari lalu.
Gempa pada awal Februari lalu menewaskan 44.000 orang di Turki dan Suriah, dan puluhan ribu orang kehilangan rumah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana Turki menyampaikan, gempa 6,4 magnitudo terjadi pada pukul 20.04 waktu setempat, dan disusul gempa 5,8 magnitudo tiga menit kemudian.
Dikutip dari BBC, Selasa (21/2), Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan, tiga korban jiwa berasal dari Antakya, Defne, dan Samandag. Sebanyak 213 lainnya terluka. Soylu mendesak warga tidak memasuki bangunan yang berpotensi runtuh.
Salah seorang warga, Ali Mazlum (18) menyampaikan kepada AFP, dia sedang mencari jasad keluarganya yang masih tertimbun gempa sebelumnya ketika gempa terjadi pada Senin.
"Anda tidak tahu mau ngapain, kami saling berpegangan satu sama lain dan tepat di depan kami, tembok-tembok mulai roboh," jelasnya.
Di Suriah, gempa pada Senin melukai 470 orang. Gempa juga terasa sampai Mesir dan Lebanon.