Pisau Batu Berusia 60.000 Tahun Ditemukan di Israel, Fungsinya Unik

Benda-benda purba ini terkubur di bawah sedimen di pinggir danau purba selama puluhan ribu tahun.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Pisau Batu Berusia 60.000 Tahun Ditemukan di Israel, Fungsinya Unik
Pisau batu berusia 60.000 tahun yang ditemukan di Israel. ©JUAN IGNACIO MARTIN-VIVEROS IPHES-SEARCH

Sisa-sisa kemah dari kelompok manusia purba pemburu-pengumpul baru-baru ini ditemukan di Israel. Benda-benda purba ini terkubur di bawah sedimen di pinggir danau purba selama puluhan ribu tahun.

Benda purbakala ini ditemukan di Nahal Mahanayeem Outlet (NMO), situs di sepanjang pinggiran sebelah kiri Sungai Yordan. Saat penggalian, ditemukan kerangka hewan yang masih utuh dan perkakas dari batu. Demikian disampaikan Catalan Institue of Human Paleocology and Social Evolution dalam rilisnya.

Temuan ini berasal dari era Paleolitikum Pertengahan, sekitar 60.000 tahun lalu, dikutip dari laman The Tribune, Kamis (9/2).

Setelah tim arkeolog menggali situs tersebut, para peneliti melakukan analisis mendalam terkait perkakas batu tersebut untuk menggali lebih dalam fungsinya.

Studi yang diterbitkan 3 Januari di Scientific Reports itu dipimpin Ignacio Martin-Viveros. Peneliti menyatakan, perkakas batu yang ditemukan di situs itu dibuat sebelum kemah dibangun dan tidak digunakan untuk berburu.

Namun para pemburu awal menggunakan pisau dari batu itu utamanya untuk memotong hewan hasil buruan dan juga untuk “pengolahan kulit, pengikisan tulang, dan pengolahan kayu/tanaman".

Menurut para peneliti, pembuatan alat sebelum kelompok pemburu-pengumpul tiba di Nahal Mahanayeem Outlet untuk menetap mencontohkan "perencanaan dan antisipasi tingkat tinggi". Hal ini, kata mereka, memberikan pandangan baru dan unik terkait kehidupan prasejarah dan menunjukkan manusia purba memiliki kapasitas kognitif yang hebat.

Nahal Mahanayeem Outlet terletak di sepanjang Sungai Yordan dekat Lembah Hula, Israel.

Rekomendasi