Warga Jerman Dibebaskan Setelah Empat Tahun Diculik Kelompok Bersenjata di Niger

Sedikitnya 25 warga asing dan sejumlah warga lokal diculik di daerah Sahel, Niger, sejak 2015.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Warga Jerman Dibebaskan Setelah Empat Tahun Diculik Kelompok Bersenjata di Niger
Tentara Niger berjaga di Martyr Quarter, Niamey. ©Marin Ludovic/Pool/AFP

Seorang pekerja lembaga bantuan asal Jerman dibebaskan setelah 4,5 tahun diculik di Niger. Demikian disampaikan organisasi bantuan Jerman, Help pada Sabtu (10/11).

Help dalam pernyatannya tidak memberikan rincian bagaimana atau di mana pria bernama Jorg Lange (63) itu dibebaskan.

Kelompok pria bersenjata yang mengendarai motor menculik Lange pada April 2018 di dekat daerah Inates, Niger. Di daerah tersebut, kelompok pemberontak yang beberapa berkaitan dengan Al-Qaidah dan ISIS, kerap melakukan serangan dan penculikan selama bertahun-tahun.

"Kami sangat lega dan bersyukur rekan kami Jorg Lange bisa kembali ke keluarganya setelah lebih dari 4,5 tahun," jelas direktur pengelola Help, Bianca Kaltschmitt, dilansir Al Jazeera, Minggu (11/12).

Kaltschmitt menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Jerman dan pihak berwenang lainnya, juga pemerintah Mali, Niger, dan negara tetangga.

Lange bekerja di bidang kemanusiaan selama lebih dari 30 tahun sebelum diculik.

Sedikitnya 25 warga asing dan sejumlah warga lokal diculik di daerah Sahel, Niger, sejak 2015, menurut Armed Conflict Location & Event Data Project.

Lima warga asing masih diculik, termasuk Reverend Hans-Joachim Lohre, pendeta Jerman yang diculik di ibu kota Mali, Bamako, pada November lalu.

Warga asing lainnya yang masih ditawan yaitu jurnalis Prancis, Olivier Dubois. Dia diculik pada April lalu di Mali utara. Ada juga warga negara Amerika Serikat Jeffery Woodke, dokter asal Australia Ken Elliot, dan warga negara Rumania Iulian Ghergut, yang diculik dari pertambangan di Burkina Faso dan ditawan sejak 2015.

Rekomendasi