Misteri Hilangnya Atlet Iran Setelah Lepas Jilbab Saat Bertanding

Keberadaan atlet panjat tebing Iran menjadi misteri setelah dia meninggalkan Korea Selatan pada Selasa.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Misteri Hilangnya Atlet Iran Setelah Lepas Jilbab Saat Bertanding
Atlet panjat tebing Iran, Elnaz Rekabi. ©Screenshoot

Keberadaan atlet panjat tebing Iran menjadi misteri setelah dia meninggalkan Korea Selatan pada Selasa. Elnaz Rekabi berada di Korea Selatan untuk bertanding. Saat pertandingan, Rekabi melepas jilbabnya.

Media berbahasa Farsi di luar Iran memperingatkan, Rekabi mungkin telah dipaksa meninggalkan Korea Selatan lebih awal dari jadwal oleh pejabat Iran. Media tersebut juga mengatakan dia bisa ditangkap setelah sampai di Iran, namun kemudian dibantah Teheran.

Keputusan Rekabi, atlet peraih sejumlah medali, untuk bertanding tanpa jilbab sebagai bentuk protes atas kematian Mahsa Amini. Mahsa Amini meninggal setelah ditangkap polisi syariat pada 16 September lalu. Dia ditangkap karena dinilai memakai jilbab dengan tidak benar. Kematian Mahsa Amini menuai unjuk rasa di seluruh Iran.

Kedutaan Besar Iran di Korea Selatan mengatakan Rekabi meninggalkan Seoul dengan penerbangan Selasa pagi. BBC Persia mengutip "sumber informasi" yang tidak disebutkan namanya melaporkan pejabat Iran menyita ponsel dan paspor Rekabi. BBC Persia juga melaporkan, Rekabi dijadwalkan kembali ke negaranya pada Rabu, tapi penerbangannya diubah tiba-tiba ke hari Selasa.

IranWire menduga Rekabi dibawa ke Penjara Evin di Teheran setelah tiba di Iran. Penjara Evin terbakar akhir pekan kemarin, menewaskan delapan narapidana.

Kedutaan Iran di Seoul membantah sejumlah laporan tersebut, menyebut pemberitaan itu hoaks.

"Elnaz Rekabi, berangkat dari Seoul ke Iran, 18 Oktober 2022 pagi, bersama anggota tim lainnya. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Korea Selatan membantah keras semua berita palsu, berita bohong, dan disinformasi terkait Elnaz Rekabi," jelas Kedutaan Iran di Twitter, dikutip dari South China Morning Post.

Penyelenggara pertandingan, Korea Alpine Federation mengatakan Rekabi tidak memakai jilbab saat bertanding di laga final di Kejuaraan Olahraga Panjat Tebing Federasi Internasional pada Minggu.

Pejabat federasi mengatakan Rekabi memakai jilbab saat awal pertandingan. Dia adalah salah satu dari 11 anggota delegasi Iran, yang terdiri dari delapan atlet dan tiga pelatih.

Pejabat ini mengatakan mereka awalnya tidak memperhatikan Rekabi bertanding tanpa memakai jilbab tetapi menyelidiki kasus ini setelah menerima pertanyaan terkait atlet tersebut.

Pertandingan tersebut tidak memiliki aturan tentang mewajibkan atlet perempuan memakai atau tidak memakai jilbab. Namun, perempuan Iran yang bertanding di luar negeri mewakili Iran selalu memakai jilbab.

Sementara itu, Kementerian Kehakiman Korea Selatan menolak mengomentari apakah Rekabi masih berada di Korea Selatan atau telah meninggalkan negara tersebut. Penolakan ini karena adanya aturan terkait urusan pribadi. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan juga menolak berkomentar.

Rekomendasi