Hasil Penyelidikan: Ada Ribuan Pendeta Pedofil di Gereja Katolik Prancis Sejak 1950

Ribuan pedofil menjalankan aksinya di Gereja Katolik Prancis sejak 1950, menurut keterangan ketua komisi penyelidikan independen terkait skandal tersebut

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Hasil Penyelidikan: Ada Ribuan Pendeta Pedofil di Gereja Katolik Prancis Sejak 1950
Katedral Reims di Prancis, yang juga salah satu situs warisan dunia UNESCO.. ©Charles Platiau/Reuters

Ribuan pedofil menjalankan aksinya di Gereja Katolik Prancis sejak 1950, menurut keterangan ketua komisi penyelidikan independen terkait skandal tersebut, Jean-Marc Sauve beberapa hari menjelang penerbitan laporan terkait masalah ini.

Sauve mengatakan kepada AFP pada Minggu, penelitian komisi ini mengungkapkan antara 2.900 dan 3.200 pendeta pedofil atau anggota gereja lainnya, menambahkan angka itu merupakan “perkiraan minimum”.

Laporan komisi ini akan dirilis pada Selasa setelah melakukan penelitian selama 2,5 tahun berdasarkan arsip gereja, pengadilan, dan kepolisian, termasuk wawancara dengan para saksi mata.

Dikutip dari Al Jazeera, Senin (4/10), laporan setebal 2.500 halaman itu akan mencoba untuk menghitung jumlah pelaku dan jumlah korban.

Laporan ini juga akan meneliti "mekanisme, terutama kelembagaan dan budaya" di dalam Gereja yang memungkinkan para pedofil tetap tinggal dan akan menawarkan 45 usulan.

Komisi independen ini dibentuk pada 2018 oleh Gereja Katolik Prancis untuk menanggapi sejumlah skandal yang mengejutkan Gereja di Prancis dan seluruh dunia.

Sebelum pembentukan komisi ini, Paus Fransiskus mengeluarkan langkah penting yang mewajibkan mereka yang mengetahui tentang pelecehan seksual di Gereja Katolik untuk melaporkannya kepada atasan mereka.

Terdiri dari 22 profesional hukum, dokter, sejarawan, sosiolog, dan teolog, tugas komisi itu adalah menyelidiki tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh para pendeta sejak 1950-an.

Rekomendasi