Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin menyatakan kesedihannya dalam kunjungan ke kota Paradise, California atas kebakaran hebat yang menimpa kota tersebut. Trump juga mengatakan bahwa kebakaran tersebut merupakan kebakaran terburuk yang pernah terjadi di negara bagian AS karena lebih dari 1.000 orang terdaftar hilang.
"Ini sangat menyedihkan. Mereka bilang kepada saya bahwa keadaan di sini jauh lebih baik dibanding daerah lain," ungkap Trump setelah mengamati sisa-sisa Firdaus, seperti dilansir dari Channel News Asia, Minggu (18/11).
Dalam kunjungannya ke California, Trump didampingi oleh kepala staf John Kelly dan menantunya, Jared Kushner.
Sepanjang kunjungan Trump ke daerah yang telah hangus terbakar api, banyak masyarakat setempat yang mengucapkan 'terima kasih' atas kedatangan Trump, namun ada juga yang menyebutnya sebagai 'orang tolol'.
Butte County Sheriff Kory Honea mengatakan kepada wartawan bahwa jumlah orang hilang melonjak dari 631 orang menjadi 1.011 dalam waktu 24 jam.
"Saya ingin anda memahami bahwa ini adalah daftar yang dinamis," kata Honea kepada wartawan.
Sekitar 329 orang yang sebelumnya terdaftar hilang, kini telah ditemukan.
Kebakaran paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah California, kini telah menelan 71 jiwa.
Camp Fire telah membakar 60.000 hektar lahan di California dan menghancurkan hampir 10.000 rumah.