Pasukan Israel serang kompleks Masjid Al Aqsa saat salat Jumat

"Setidaknya 50 tentara menggerebek Masjid Al-Qibali, menyerang jemaah dan menangkap 20 orang lainnya. Total ada 15 warga Palestina terluka di mana tiga di antaranya adalah penjaga masjid, karena diserang dari jarak dekat," kata juru bicara Badan Amal Masjid Al-Aqsa al-Waqf, Firas al-Dibs.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Pasukan Israel serang kompleks Masjid Al Aqsa saat salat Jumat
masjid al aqsa. ©IslamiCity

Pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan menembakkan gas air mata serta granat kejut ke jemaah Palestina kemarin. Akibatnya, belasan jemaah yang berkumpul untuk melaksanakan salat Jumat mengalami luka.

"Setidaknya 50 tentara menggerebek Masjid Al-Qibali, menyerang jemaah dan menangkap 20 orang lainnya," kata juru bicara Badan Amal Masjid Al-Aqsa al-Waqf, Firas al-Dibs, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Aljazeera, Sabtu (28/7).

"Total ada 15 warga Palestina terluka di mana tiga di antaranya adalah penjaga masjid, karena diserang dari jarak dekat," tambahnya.

Al-Dibs menambahkan bahwa pasukan Israel kemudian menutup Masjid Al-Aqsa dengan rantai besi dan mencegah jemaah Palestina masuk. Hal ini memicu konfrontasi dari para jemaah.

Wartawan Aljazeera yang meliput langsung di kompleks Masjid Al-Aqsha, Andrew Simmons, melaporkan bahwa konfrontasi itu berlangsung selama lima jam. Terjadi kebuntuan selama itu dan pasukan Israel pun mengepung warga dengan membentuk barikade.

"Suasananya sangat tegang di kompleks itu. Selain itu ada juga serangan dari pasukan Israel yang dianggap sebagai invasi," lapor Simmons.

"Namun pasukan Israel menuding beberapa warga melempar batu dan kembang api kepada mereka. Hal itulah yang mendorong mereka untuk melakukan serangan," lanjutnya.

Rekomendasi