Raja Salman bin Abdul Aziz dari Arab Saudi telah memerintahkan pembentukan departemen khusus di kantor kejaksaan untuk menyelidiki dan mengadili kasus-kasus korupsi. "Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan mempercepat proses pemberantasan korupsi," kata pernyataan yang dikutip Jaksa Agung Sheikh Saud al-Mujib, seperti dilansir dari laman Reuters, Senin (12/3).
Wewenang Saudi menahan ratusan pengusaha papan atas dan bangsawan pada bulan November dan menahan mereka selama beberapa bulan di Riyadh Ritz-Carlton dalam sebuah penyelidikan anti-korupsi.
Sebagian besar tahanan telah dibebaskan setelah setelah melakukan penyelesaian laporan keuangan dengan pemerintah, tetapi beberapa puluh lainnya masih dalam tahanan dan kemungkinan tetapi diadili.
Pemerintah belum merilis nama-nama yang masih ditahan, serta tuduhan terhadap mereka atau rencana bagaimana kasus tersebut bisa diadili.