Siswa muslim makan es krim mengandung babi, sekolah ini minta maaf

Siswa muslim makan es krim mengandung babi. Hal ini membuat pihak sekolah minta maaf kepada seluruh orangtua yang anaknya makan es krim tersebut. Menurut mereka, pihak katering salah memasukkan bahan non-halal saat membuat es krim. Mereka memakai gelatin yang mengandung babi.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Siswa muslim makan es krim mengandung babi, sekolah ini minta maaf
Ilustrasi es krim. ©2015 Merdeka.com/Pixabay/Victor Hanacek

Sebuah sekolah dasar di Birmingham, Inggris menyampaikan maaf lantaran membagikan es krim mengandung babi kepada siswa muslim. Permintaan maaf ini dilakukan usai puluhan orangtua siswa muslim menuntut pihak sekolah.

Menurut keterangan pihak sekolah, mereka baru mengetahui adanya campuran babi setelah es krim dibagikan ke murid. Pihak sekolah mengatakan, biasanya mereka menyajikan makanan penutup halal kepada para murid.

Dikutip dari Mirror, Kamis (12/1), sekolah menuduh pihak katering yang menyajikan es krim dengan gelatin babi tersebut.

Surat permintaan maaf tersebut sudah dikirimkan kepada masing-masing orangtua murid.

Kesalahan ini terungkap setelah beberapa murid di sekolah, yang sebagian besar beragama Islam, memakan es krim tersebut. Rupanya, makanan penutup ini merupakan menu tambahan baru di sekolah itu.

"Kesalahan ini memang tidak bisa diterima karenanya kami minta maaf," ujar Lisa Gillam, kepala sekolah Oak Lane.

Dia mengatakan, pihak katering salah memasukan produk yang ternyata tidak halal. Gillam juga sudah menegur mereka untuk membuat makanan dari bahan halal karena banyak mahasiswa muslim di sekolahnya.

Sekolah Oak Lane memiliki 430 murid, dan 30 persen di antaranya keturunan Bangladesh.

Rekomendasi